19 Juli 2023

Kolaborasi Multi Stakeholders di Bangka Barat Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Lingkungan


BANGKABARAT, (GemaMedianet.com| Kabupaten Bangka Barat bekerjasama dengan Deputi Pengembangan Agribisnis Holtikultura Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program Kemitraan Closed Loop Agribisnis Holtikultura di wilayah Kabupaten  Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Selasa (18/7/2023).

Penandatanganan MoU dilakukan di Bansal Pasca Panen dan pengolahan komoditas Holtikultura KUB Cakra Milenial Desa Kayuarang Kecamatan Kelapa Bangka Barat dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming, Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Holtikultura Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Yuli Sri Wilanti, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat Azmal AZ, S.P., M.EP dan perwakilan pihak terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya MoU ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan Agribisnis, Asosiasi petani, Asosiasi Hotel dan Restoran, dan Lembaga keuangan. Dalam perjanjian tersebut, para stakeholder sepakat untuk saling mendukung dalam hal penyediaan modal, transfer teknologi, pelatihan, dan pemasaran produk.

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengatakan Program Closed Loop ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah daerah dan para Stakeholder terkait upaya pengembangan Agribisnis Holtikultura secara berkelanjutan.

"Mereka hari ini menciptakan pasar, karena yang penting itu pasar yang luas dan  harga jualnya jelas. Sehingga para petani ini  akan mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik dari hasil pertaniannya," ujar Bong Ming Ming.

Ke depan, lanjutnya, dia ingin program serupa bakal dapat dikembangkan di berbagai desa lainnya di Bangka Barat.

"Kami sangat mendukung program ini, saya minta Pak Azmal (Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, red) untuk terus mendampingi," ujarnya

Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Holtikultura Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Yuli Sri Wilanti dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi multi stakeholders yang terlibat dalam kemitraan dan proses bisnis dalam membangun ekosistem agribisnis yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Nanti, melalui kolaborasi kan ada pendampingan untuk para petani karena itu sangat penting. Contohnya ada penyuluh yang melakukan pendampingan dari sisi pupuk, bibit, serta perlindungan tanaman. Terus pendampingan dari sisi perbankan untuk peningkatan skala usaha petani, yang jika nanti berkembang membutuhkan modal," katanya.

Sementara itu Riki (25 tahun) salah seorang petani yang hadir mendukung Program Closed Loop ini. Sebab, selama ini mereka kendala dalam sisi penjualan hasil pertanian.

"Selama ini kita hanya menjual hasil panen kepada tengkulak dengan harga yang rendah. Ya, intinya kita sangat mendukung program ini, karena tadi disinggung masalah pasar, semoga nantinya pasarnya meluas dengan harga yang baik tentunya," ujar Riki.

(em) 

0 comments:

Posting Komentar

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

SOLOK SELATAN

Iklan


POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan