23 June 2026

Sambut Usia 357 Tahun, Fadly Amran Minta Hari Jadi Kota Padang Jadi Pesta Rakyat yang Inklusif




PADANG, (GemaMedianet.com) | Momentum bersejarah penanda berdirinya ibu kota provinsi Sumatera Barat kini mulai mendekati puncaknya. Menolak terjebak dalam rutinitas seremonial tahunan yang monoton, Pemerintah Kota Padang bergerak cepat mengonsolidasikan seluruh kekuatan birokrasi dan elemen masyarakat guna memastikan perhelatan hari jadi tahun ini menjadi panggung peradaban yang semarak, penuh inovasi, serta menyentuh seluruh lapisan sosial akar rumput.

22 June 2026

Sambut HUT Ke-80 Bhayangkara, Ditreskrimsus Polda Sumbar Salurkan Sembako hingga Sumur Bor




PADANG, (GemaMedianet.com) | Menjelang momentum sakral peringatan hari lahir Korps Bhayangkara yang ke-80, jajaran kepolisian di Sumatera Barat tidak sekadar berfokus pada penguatan aspek penegakan hukum formal. Melalui pendekatan humanis berbasis kepedulian sosial, korps baju cokelat bergerak aktif turun ke tengah masyarakat urban guna merajut kembali tali silaturahmi, sekaligus meringankan beban pemenuhan kebutuhan dasar warga di kawasan akar rumput.

Lari Bareng Ribuan Peserta, Fadly Amran Lepas Kahf Own The Way Run 2026 di Kawasan Kota Tua




PADANG, (GemaMedianet.com) | Kawasan cagar budaya Kota Tua Padang seketika berubah menjadi lautan manusia penuh energi positif. Menolak sekadar menjadi saksi bisu masa lalu, sudut estetik penanda peradaban maritim Ranah Minang ini diaktivasi secara kreatif menjadi panggung perpaduan antara gaya hidup sehat kaum urban, promosi destinasi wisata sejarah, dan stimulus kebangkitan ekonomi sektor mikro.

Perkuat Ketahanan Keluarga, Sekda Arry Yuswandi Tegaskan Sikap Antisipatif Terhadap Penyakit Masyarakat

Minta Seluruh Elemen Sinergis Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkoba dan Penyimpangan Sosial _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Upaya proteksi terhadap tatanan sosial dan masa depan generasi muda di Sumatera Barat dari ancaman destruktif penyakit masyarakat (Pekat) terus diperketat. Mengingat kompleksitas tantangan zaman yang kian dinamis, pemerintah daerah mengambil posisi tegas dalam mengonsolidasikan seluruh instrumen regulasi dan modal sosial guna menutup ruang bagi segala bentuk perilaku yang berpotensi merusak nilai-nilai luhur di Ranah Minang.

Komitmen kolektif tersebut ditegaskan secara gamblang oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi. Dalam keterangan resminya di Padang, ia menggarisbawahi bahwa penanganan persoalan krusial seperti penyalahgunaan narkoba serta fenomena penyimpangan sosial, termasuk gerakan LGBT, membutuhkan langkah penindakan yang konsisten tanpa adanya ruang toleransi.

Menurut Arry, dampak dari kedua persoalan tersebut tidak hanya merusak fisik dan mental individu yang terpapar, melainkan juga berpotensi menciptakan disorganisasi sosial yang masif jika tidak diantisipasi sejak dini secara kolektif oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Tidak ada kata toleransi untuk dua penyakit masyarakat ini di Sumatera Barat. Kita harus mitigasi secara tuntas dan sikat habis peredaran narkoba serta perilaku LGBT yang mengancam generasi penerus kita," ujar Arry Yuswandi dengan nada lugas.

Sebagai langkah konkret, Sekda menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholders)—mulai dari aparat penegak hukum, tokoh adat (Tungku Tigo Sajarangan), alim ulama, hingga organisasi kemasyarakatan—yang selama ini konsisten berdiri di barisan depan dalam menjaga lingkungan dari infiltrasi dampak negatif tersebut.

Menjadikan Rumah Sebagai Benteng Utama

Kendati operasi penegakan hukum dan pengawasan eksternal terus digencarkan oleh pemerintah, Arry mengingatkan bahwa instrumen pencegahan yang paling sahih dan berbiaya murah sejatinya berada di unit terkecil masyarakat, yakni institusi keluarga.

"Akar dari pencegahan ini harus kita mulai dari rumah kita masing-masing. Pastikan pengawasan melekat dilakukan oleh orang tua terhadap anak-anak dan orang terdekat. Jangan sampai kelengahan kita di dalam rumah membuat anggota keluarga terindikasi masuk ke dalam pusaran narkoba maupun penyimpangan sosial lainnya," imbau Sekda.

Ia menambahkan, apabila pilar ketahanan keluarga di seluruh nagari dan kelurahan berjalan optimal, maka beban kerja aparat penegak hukum dan pemerintah dalam aspek rehabilitasi maupun penindakan akan jauh berkurang. 

Sebaliknya, sikap apatis lingkungan hanya akan menyuburkan potensi ancaman yang lambat laun meruntuhkan bonus demografi Sumbar. (mrh/gmn)

#EdiRS Khadiva 

Sasar Optimalisasi PAD, Fadly Amran-Maigus Nasir Pimpin Sinkronisasi Perubahan Perda Pajak dan RetribusiRin



PADANG, (GemaMedianet.com) | Strategi taktis dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah dan memacu akselerasi pembangunan infrastruktur perkotaan terus dipertajam. Mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sangat bergantung pada kesehatan sektor pendapatan mandiri, Pemerintah Kota Padang bergerak cepat mengevaluasi draf regulasi guna menutup celah kebocoran anggaran sekaligus menciptakan kepastian hukum bagi iklim investasi.

Sambut Pelantikan Agustus, Pengurus JMSI Sumbar Perkuat Kemitraan Taktis dengan Komisi 1 DPRD

Sawal Datuak Putiah Siap Sinkronkan Program Kerja Perusahaan Pers Siber dengan Dinas Kominfo _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Akselerasi pembenahan internal dan pemantapan posisi tawar organisasi perusahaan pers siber di Sumatera Barat terus dipacu. Usai merampungkan agenda suksesi kepemimpinan tertinggi, jajaran nakhoda baru lokomotif media digital ini langsung bergerak taktis membangun jembatan komunikasi politik dan kemitraan strategis dengan institusi legislatif demi mengawal demokratisasi informasi di daerah.

Langkah konsolidasi eksternal tersebut diwujudkan oleh jajaran pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatera Barat. Menjelang prosesi pelantikan resmi yang dijadwalkan pada Agustus mendatang, JMSI Sumbar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) internal sekaligus silaturahmi formal bersama Komisi 1 DPRD Provinsi Sumatera Barat di Ruang Rapat Khusus 1, Gedung Parlemen Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Senin (22/6/2026) siang.

Pertemuan strategis yang dimulai tepat pukul 14.00 WIB tersebut berlangsung dinamis, khidmat, namun penuh kehangatan. Kehadiran rombongan JMSI disambut langsung oleh Ketua Komisi 1 DPRD Sumbar, Sawal, SH, Datuak Putiah, didampingi dewan pakar, penasihat, serta seluruh elemen fungsionaris komisi yang membidangi urusan pemerintahan, hukum, dan informasi publik tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sawal membuka secara resmi forum silaturahmi yang kemudian dilanjutkan dengan agenda rapat pleno internal pengurus JMSI Sumbar. Politisi senior ini dengan tegas menyatakan komitmen penuh parlemen untuk mendukung eksistensi profesionalisme wartawan dan penguatan iklim bisnis perusahaan media, khususnya yang bernaung di bawah panji JMSI Sumbar.

"Kami di DPRD Sumbar mendukung sepenuhnya seluruh aktivitas positif yang digerakkan oleh perusahaan pers dan rekan-rekan wartawan. Peran media siber sangat vital bagi akselerasi pembangunan daerah. Oleh karena itu, kita akan dorong agar program-program kerja JMSI Sumatera Barat dapat disinkronkan secara organik dengan program kerja Dinas Kominfo Sumbar," tegas Sawal di hadapan peserta rapat.

Apresiasi JMSI : Energi Baru Menuju Pelantikan dan Kerja Rutin

Mendapat sokongan penuh dari pimpinan komisi hukum dan pemerintahan parlemen, Ketua JMSI Sumatera Barat terpilih, Aguswanto, SP, MP, didampingi Sekretaris Almudazir, SS, WU, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas keterbukaan korps legislatif dalam menerima aspirasi pengusaha media digital.

"Dukungan moril dan institusional dari Komisi 1 DPRD Sumbar, terutama dari Pak Sawal langsung, menjadi suntikan energi yang luar biasa bagi kami. Kemitraan ini menjadi modal utama bagi JMSI untuk memastikan seluruh rangkaian persiapan menuju pelantikan Agustus nanti, hingga program kerja rutin organisasi ke depan, dapat berjalan lancar demi kemajuan masyarakat Sumatera Barat," tutur Aguswanto optimis.

Forum koordinasi lintas sektoral ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk melahirkan komitmen tertulis dan aksi nyata dalam mengawal penyebaran informasi pembangunan yang sehat, edukatif, dan bebas dari hoaks di ruang digital Ranah Minang. (mrh/gmn)

#Editor : RS Khadiva 

21 June 2026

Dongkrak Kompetensi SDM, Wakil Wali Kota Maigus Nasir Dorong Penerapan Penjaminan Mutu Internal Lembaga Kursus

Buka Pendampingan SPMI di Disdikbud : Pastikan Lulusan Pendidikan Nonformal Siap Terserap Dunia Kerja _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Padang agar mampu bersaing di tengah ketatnya dinamika pasar kerja global terus dipertajam. Tidak sekadar mengandalkan jalur pendidikan formal, penguatan struktur dan tata kelola pada sektor pendidikan nonformal kini menjadi fokus intervensi strategis demi mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten, adaptif, dan memiliki keahlian spesifik (applied skills).

Urgensi pembenahan standar pendidikan tersebut ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka secara resmi kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Tahap I. Agenda krusial yang mengumpulkan para pengelola pusat pelatihan se-Kota Padang ini dihelat di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Jumat (19/6) lalu.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menyatakan bahwa LKP memiliki posisi yang sangat strategis dalam memotong mata rantai pengangguran terdidik di tingkat perkotaan. Sifat pendidikan nonformal yang luwes dan lincah membuat LKP jauh lebih adaptif dalam merespons fluktuasi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dibandingkan kurikulum formal yang cenderung kaku.

Namun, fleksibilitas tersebut wajib diimbangi dengan sistem kontrol kualitas yang ketat dari dalam lembaga itu sendiri. Di sinilah instrumen SPMI berperan sebagai jangkar standardisasi operasional.

"LKP di Kota Padang tidak boleh lagi dikelola secara konvensional atau sekadar berjalan apa adanya. Mutu penyelenggaraannya harus naik kelas. Melalui penerapan SPMI yang terstruktur, setiap lembaga kursus dipaksa memiliki standar kurikulum, instruktur, hingga sarana prasarana yang klop dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Kita ingin lulusan kursus dari Padang langsung siap pakai, bukan siap latih kembali," ujar Maigus Nasir tegas.

Harmonisasi Regulasi: Menjawab Kebutuhan Pasar Industri

Pemerintah Kota Padang berkomitmen mengawal kebijakan anggaran yang berpihak pada penguatan literasi vokasional masyarakat. Maigus berharap, pendampingan tahap pertama yang diinisiasi bersama Disdikbud ini mampu melahirkan draf evaluasi mandiri bagi masing-masing pengelola kursus.

"Dunia kerja bergerak sangat cepat. Keterampilan yang dibutuhkan tahun ini bisa jadi sudah usang tahun depan. Oleh karena itu, melalui SPMI ini, LKP di bawah binaan Disdikbud Kota Padang harus rutin melakukan pemutakhiran program agar produk lulusan kita memiliki daya saing vertikal di tingkat nasional hingga internasional," tambahnya.

Melalui peletakan fondasi SPMI yang kokoh ini, Pemerintah Kota Padang optimistis angka serapan kerja sektor informal urban akan meningkat secara signifikan, sekaligus mentransformasi LKP menjadi inkubator wirausaha mandiri yang tangguh di Sumatera Barat. (hkp/gmn)

Editor: Marzuki RH 


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive