21 June 2026

Dongkrak Kompetensi SDM, Wakil Wali Kota Maigus Nasir Dorong Penerapan Penjaminan Mutu Internal Lembaga Kursus

Buka Pendampingan SPMI di Disdikbud : Pastikan Lulusan Pendidikan Nonformal Siap Terserap Dunia Kerja _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Padang agar mampu bersaing di tengah ketatnya dinamika pasar kerja global terus dipertajam. Tidak sekadar mengandalkan jalur pendidikan formal, penguatan struktur dan tata kelola pada sektor pendidikan nonformal kini menjadi fokus intervensi strategis demi mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten, adaptif, dan memiliki keahlian spesifik (applied skills).

Urgensi pembenahan standar pendidikan tersebut ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka secara resmi kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Tahap I. Agenda krusial yang mengumpulkan para pengelola pusat pelatihan se-Kota Padang ini dihelat di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Jumat (19/6) lalu.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menyatakan bahwa LKP memiliki posisi yang sangat strategis dalam memotong mata rantai pengangguran terdidik di tingkat perkotaan. Sifat pendidikan nonformal yang luwes dan lincah membuat LKP jauh lebih adaptif dalam merespons fluktuasi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dibandingkan kurikulum formal yang cenderung kaku.

Namun, fleksibilitas tersebut wajib diimbangi dengan sistem kontrol kualitas yang ketat dari dalam lembaga itu sendiri. Di sinilah instrumen SPMI berperan sebagai jangkar standardisasi operasional.

"LKP di Kota Padang tidak boleh lagi dikelola secara konvensional atau sekadar berjalan apa adanya. Mutu penyelenggaraannya harus naik kelas. Melalui penerapan SPMI yang terstruktur, setiap lembaga kursus dipaksa memiliki standar kurikulum, instruktur, hingga sarana prasarana yang klop dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Kita ingin lulusan kursus dari Padang langsung siap pakai, bukan siap latih kembali," ujar Maigus Nasir tegas.

Harmonisasi Regulasi: Menjawab Kebutuhan Pasar Industri

Pemerintah Kota Padang berkomitmen mengawal kebijakan anggaran yang berpihak pada penguatan literasi vokasional masyarakat. Maigus berharap, pendampingan tahap pertama yang diinisiasi bersama Disdikbud ini mampu melahirkan draf evaluasi mandiri bagi masing-masing pengelola kursus.

"Dunia kerja bergerak sangat cepat. Keterampilan yang dibutuhkan tahun ini bisa jadi sudah usang tahun depan. Oleh karena itu, melalui SPMI ini, LKP di bawah binaan Disdikbud Kota Padang harus rutin melakukan pemutakhiran program agar produk lulusan kita memiliki daya saing vertikal di tingkat nasional hingga internasional," tambahnya.

Melalui peletakan fondasi SPMI yang kokoh ini, Pemerintah Kota Padang optimistis angka serapan kerja sektor informal urban akan meningkat secara signifikan, sekaligus mentransformasi LKP menjadi inkubator wirausaha mandiri yang tangguh di Sumatera Barat. (hkp/gmn)

Editor: Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive