✅Momen Reaktivasi Pasca-Mundurnya Arisal Aziz: Dihadiri Elite Nasional dan Artis Ibukota, Hendri Septa hingga Deri Asta Kembali Pimpin Daerah
14 June 2026
Sumbar Darurat Napza, Evi Yandri Rajo Budiman Tabuh Genderang Perang Lewat Perda Pencegahan Narkotika
✅Gelar Sosper di Kantor Camat Nanggalo: Hadirkan Mantan Korban Gangguan Jiwa dan Kupas Tuntas Regulasi Rehabilitasi
Suntik Sektor Pariwisata Halal, Endarmi Dorong Percepatan Infrastruktur di Nagari Anduriang
✅Gelar Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2020 : Anggota DPRD Sumbar Dorong Pengembangan Arung Jeram, Air Terjun Pelangi, hingga Agrowisata Durian
Rawat Marwah Perumus Pancasila, Forum Senior PP Sumbar Ziarah Khidmat ke Makam Prof M Yamin di Talawi
✅Kenang Jasa Besar Putra Terbaik Minangkabau : Momentum Reaktivasi Nilai Kebangsaan dan Suntikan Motivasi Generasi Muda
Dongkrak Produktivitas Sawit Kinali, Ali Muda Kawal Hak Petani Pasbar Lewat Perda Tata Kelola Perkebunan
✅Sosper di Padang Canduh : Warga Tuntut Bantuan Bibit Unggul, Distribusi Pupuk, hingga Akses Transportasi Hasil Panen
Suntik Pokir Gelar Gema Hijrah Minangkabau, Iqra Chissa Hadirkan Hadad Alwi di Hadapan Ribuan Warga Pauh
PADANG, (GemaMedianet.com) | Memasuki momentum sakral pergantian tahun baru Islam 1 Hijriah 1448, syiar Islam dan penguatan fondasi spiritual masyarakat terus digelorakan di Kota Bingkuang. Tidak sekadar seremonial kalender keagamaan, perhelatan ini ditransformasikan menjadi panggung konsolidasi sosial dan kebudayaan guna membentengi mentalitas warga dari terpaan krisis global.
13 June 2026
Dongkrak Nilai Tambah Karet dan Sawit, Ali Muda Pacu Petani Rao Kuasai Perda Tata Kelola Perkebunan
✅Sosper di Taruang-Taruang Utara Pasaman: Dorong Integrasi Hulu-Hilir dan Kepastian Harga Demi Putus Jeratan Tengkulak
PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Sektor perkebunan rakyat selama ini menjadi salah satu tulang punggung (backbone) penggerak roda perekonomian di wilayah utara Sumatera Barat. Kendati memiliki potensi bentang alam yang subur untuk komoditas bernilai jual tinggi, kesejahteraan petani kerap kali tersandera oleh fluktuasi harga global, minimnya hilirisasi, serta rantai tata niaga yang panjang dan cenderung merugikan petani kecil.













