PADANG (GemaMedianet.com) | Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Verry Mulyadi, menekankan pentingnya aspek legalitas dan administrasi badan hukum bagi organisasi wartawan sebagai langkah strategis memperkuat kredibilitas. Hal ini disampaikannya dalam agenda silaturahmi bersama pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Wartawan Republik Indonesia (IKW-RI) di Cafe Esa, Kota Padang, Kamis (2/4/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Verry Mulyadi memberikan apresiasi atas peran IKW-RI sebagai wadah sosial bagi para pemilik media dan wartawan di Sumatera Barat. Kendati bergerak di bidang sosial, ia juga memberikan masukan konstruktif agar organisasi ini segera menuntaskan segala aspek legal formalnya.
Menurut Verry, sebagai bagian sebuah organisasi profesi yang kuat harus didukung oleh dasar hukum yang jelas. Hal ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut posisi tawar dan profesionalisme organisasi di mata publik maupun mitra kerja.
“Aspek administrasi dan badan hukum adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi serta kredibilitas organisasi ke depan. Saya siap membantu dan mendukung agar IKW-RI semakin berkembang dan profesional,” ujar Verry Mulyadi yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar ini di hadapan para pengurus.
Respon Positif Pengurus IKW-RI
Menanggapi masukan tersebut, Ketua IKW-RI, David Efendi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan moril yang diberikan oleh Anggota DPRD Sumbar tersebut. Ia menegaskan bahwa isu legalitas memang telah menjadi agenda prioritas dalam rapat internal organisasi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan masukan yang diberikan. Terkait legalitas IKW-RI, hal ini sebenarnya sudah kami bahas bersama pengurus dan anggota beberapa waktu lalu sebagai bagian dari rencana kerja kami,” ungkap David.
Senada dengan itu, Sekretaris IKW-RI, Marzuki RH, menegaskan bahwa penguatan struktur kelembagaan merupakan komitmen mutlak bagi organisasi tersebut. Sebagai wadah sosial bagi para jurnalis dan pemilik media, kedaulatan organisasi menjadi fondasi utama dalam menjalankan setiap program kerja.
“Penguatan struktur kelembagaan adalah komitmen harga mati bagi IKW-RI sebagai organisasi sosial wartawan. Kita harus solid secara internal agar manfaat sosial yang kita bawa ke masyarakat bisa dirasakan secara maksimal,” ujarnya.
Meski menitikberatkan pada aspek kekeluargaan dan sosial, Marzuki menekankan bahwa IKW-RI tidak menafikan pentingnya profesionalisme anggota. Di tengah disrupsi media digital yang kian masif, setiap insan pers yang tergabung dalam IKW-RI dituntut untuk tetap kompeten dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik.
“Profesionalisme dalam berkiprah dan menjalankan tugas kewartawanan di tengah tantangan media digital saat ini adalah keharusan. Oleh karena itu, kami menyambut baik masukan terkait penguatan aspek legalitas IKW-RI sebagaimana yang disarankan oleh Anggota DPRD Sumbar, Verry Mulyadi,” tambahnya.
Langkah melegalkan organisasi secara formal dipandang sebagai pintu masuk bagi IKW-RI untuk bertransformasi menjadi lembaga yang lebih akuntabel, kredibel, dan memiliki posisi tawar yang kuat di mata mitra kerja maupun pemerintah.
Tentang IKW-RI
Ikatan Keluarga Wartawan Republik Indonesia (IKW-RI) adalah organisasi kemasyarakatan yang berbasis di Sumatera Barat. Berbeda dengan organisasi profesi murni, IKW-RI memposisikan diri sebagai wadah sosial-kekeluargaan yang menghimpun para pemilik media dan wartawan lintas platform.
Fokus utama organisasi ini adalah membangun jaring pengaman sosial bagi anggotanya serta menjadi solusi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan semangat kolaborasi, IKW-RI berkomitmen menjaga marwah pers sekaligus menjadi jembatan solusi bagi problematika sosial di tingkat akar rumput. (rel)
#Editor : RS Khadiva
0 comments:
Post a Comment