PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Donizar, menekankan bahwa keberhasilan pendidikan di daerah bukan hanya beban pundak pemerintah semata.
Hal tersebut disampaikannya saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumbar Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Cafe Yaya, Nagari Cubadak Tengah, Jumat (13/3/2026) sore.
Di hadapan lebih dari 100 tokoh masyarakat, perangkat nagari, dan warga, Donizar menjelaskan bahwa Perda ini adalah komitmen hukum agar pendidikan di Sumbar lebih terarah dan merata hingga ke pelosok jorong.
Pendidikan Adalah Hak, Bukan Pilihan
Donizar menegaskan bahwa setiap anak di Sumatera Barat, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Perda Nomor 2 Tahun 2019 hadir untuk memastikan tidak ada lagi diskriminasi dalam pelayanan pendidikan.
“Peran masyarakat di tingkat jorong dan nagari sangat vital. Kita butuh dukungan orang tua dan tokoh masyarakat untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah. Pendidikan yang layak adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan di daerah kita,” ujar Donizar dalam suasana diskusi yang interaktif.
Tiga pilar utama penyelenggaraan pendidikan bedasarkan Perda No. 2/2019 antara lain Pertama,
Pemerataan yakni memastikan sarana dan prasarana pendidikan menjangkau daerah terpencil. Kedua, Kualitas yakni meningkatkan standar kompetensi pengajar dan fasilitas belajar. Ketiga, Partisipasi yakni mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dan dukungan kebijakan.
Sinergi di Tingkat Nagari
Hadirnya unsur pemerintah kecamatan, wali nagari, hingga kepala jorong dalam kegiatan ini diapresiasi oleh Donizar. Menurutnya, pemahaman kolektif perangkat daerah terhadap regulasi pendidikan akan mempermudah sinkronisasi program antara pemerintah provinsi dan kebutuhan riil di masyarakat.
Acara yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini diisi dengan sesi dialog, dimana warga secara langsung menyampaikan aspirasi terkait kondisi fasilitas pendidikan dan akses bagi pelajar di wilayah Pasaman.
"Melalui sosialisasi ini, kita ingin masyarakat tidak hanya tahu ada aturannya, tapi juga ikut mengawasi pelaksanaannya di lapangan agar benar-benar berdampak bagi anak cucu kita," pungkas Donizar sebelum menutup acara dengan berbuka puasa bersama. (mrh)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment