04 September 2020

Hari Pertama Pendaftaran, PKS Serahkan B1 KWK dan Dukungan Pada Pasangan Benny-Sabar


PASAMAN, (GemaMedianet.com— Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pasaman sudah sampai pada tahap pendaftaran pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman periode 2021-2025.

Di hari pertama pendaftaran oleh penyelenggara Pilkada yakni KPU Pasaman, ada fenomena menarik. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan B1 KWK kepada pasangan bacalon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, H. Benny Utama dan Sabar AS serta dukungan kepada Benny-Sabar untuk pilkada 9 Desember 2020.

Hal ini cukup mengejutkan, karena beberapa kader PKS, baik dari pusat, Propinsi maupun kabupaten sudah "digadang-gadang" akan maju dalam pertarungan Pilkada Kabupaten Pasaman 2020, namun di penghujung hari justru rekomendasi partai jatuh kepada pasangan Benny-Sabar.

Penyerahan B1 KWK PKS kepada Benny-Sabar ditandai dengan acara "Konsolidasi pemenangan Pilkada 2020 dan Penyerahan B1 KWK Parpol" yang dihadiri oleh seluruh pengurus, kader PKS Pasaman baik DPC maupun pengurus kecamatan, bertempat di Aula Arumas Hotel Lubuk Sikaping, Jum'at (4/9/2020).

Dalam sambutannya, Danny Ismaya, SP, Ketua partai PKS Kab. Pasaman mengatakan bahwa ini adalah proses Pilkada yang sangat melelahkan. "Proses pilkada pasaman kali ini sungguh melelahkan, sejak dari tahun 2005 pilkada ditabuh hingga 2015 kemarin, baru kali inilah pilkada yang melelahkan  bagi PKS" ujar Danny Ismaya.

Danny Ismaya, SP mengajak seluruh pengurus dan kader PKS agar mendo'akan agar H. Benny Utama dan Sabar AS untuk terpilh menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pasaman di periode yang akan datang. Pernyataan Danny Ismaya langsung disambut dengan appluas meriah dari seluruh peserta dan tamu yang hadir.

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Pasaman tersebut mengatakan, bahwa Benny-Sabar adalah tokoh dan putra terbaik Pasaman yang rela berkorban untuk mundur sebagai anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat untuk menuju masyarakat Pasaman yang lebih baik.

"Sebagai bukti keseriusan PKS untuk mendukung Benny-Sabar harus diadakan secara khusus, maka dipilih hari jum'at di tempat yang representatif yakni Aula Hotel Arumas Lubuk Sikaping. Untuk itu saya selaku Ketua PKS Kabupaten Pasaman berpesan kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan PKS untuk memenangkan Benny-Sabar, dan hari ini kita tabuh genderang bahwa PKS adalah garda terdepan kemenangan Benny-Sabar, dan secara struktur pengurus PKS hadir lengkap maka sampaikan kepada seluruh kader utk memenangkan Besar dan semoga Allah meridhoi perjuangan ini," ajak Danny Ismaya penuh semangat.

Pada kesempatan menyampaikan sambutan, H. Benny Utama mengatakan bahwa PKS Pasaman saat ini sedang bersinar, terbukti dengan naiknya kursi DPRD Pasaman dari 2 kursi menjadi 5 kursi periode 2019-2024.

Lebih lanjut Benny Utama mengatakan, bahwa PKS sejak dari tahun 2005 hingga sekarang tetap mendukungnya dalam perhelatan pilkada. 

"Kebersamaan saya dengan PKS sudah lama sejak 2005, dan pernah merasakan kemenangan dan juga kekalahan. Namun saya berharap, agar PKS balik kembali bekerja dengan mesin partainya seperti Pilkada 2010 dimana pasangan Benny-Daniel menang dengan suara yang signifikan," kenang Benny Utama.

Harapan Benny Utama ke depan agar di pilkada 2024 yang akan datang, lahir banyak kader dan tokoh untuk maju sebagai calon pemimpin Pasaman ke depan seperti Sabar AS, Rahmat Saleh, dan lainnya.

"Sebenarnya Pasaman pernah berada pada "track" benar yang terbukti dengan diraihnya Prasamya Purna Karya Nugraha 3 kali berturut-turut, pernah menjadi peringkat 10 besar Kabupaten terbaik, peringkat 1 perencanaan daerah terbaik se Indonesia, maka kami berharap akan kembali menata Kab. Pasaman ini di jalur yang benar," ujarnya.

Benny juga menyebutkan, banyak pertanyaan kepada dirinya kenapa memilih Sabar AS. Jawabannya karena  ia muda dan polling surveynya berada di posisi 2 tepat di bawah dirinya.  

"Hal ini merupakan keadaan yang membuat saya memikirkan estafet kepemimpinan di masa yang akan datang dengan tidak menyampingkan tokoh muda lain seperti Rahmat Saleh Nasution yang nota Bene adalah kader PKS," papar Benny Utama.

Dalam kesempatan ini, Benny Utama menegaskan, bahwa pasangan Benny-Sabar tidak pernah berniat untuk "memborong partai", namun mekanisme dari masing-masing partai berproses secara alami dan tanpa mahar.

"Di masa injury time untuk pendaftaran ke KPU, partai PKS dan partai Nasdem memberikan kepercayaan dan rekomendasi berupa surat B1 KWK kepada Benny-Sabar. Hal ini mungkin jalan yang diberikan Allah SWT untuk menuju Pasaman yang lebih baik. Tidak ada niatan bagi kami bersama Dinda Sabar AS untuk memborong partai. Dan  terakhir himbauan saya, adalah memilih kotak kosong bukan merupakan kesalahan namun tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat," pungkas Benny Utama. (Noel)

0 komentar:

Post a Comment

Iklan

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN KPU

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER