PRAKIRAAN CUACA

eqmap

03 March 2026

PAP Bukan Beban Investasi : Evi Yandri Pastikan Pajak Air Permukaan di Sumbar Berbasis Kajian Matang



DHARMASRAYA, (GemaMedianet.com) | Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Dt Rajo Budiman, memberikan garansi kepada para pelaku usaha bahwa penerapan Pajak Air Permukaan (PAP) tidak akan menjadi beban yang memberatkan investasi. Hal ini ditegaskannya dalam sosialisasi kebijakan PAP di hadapan pimpinan perusahaan dan Forkopimda di Kantor Bupati Dharmasraya, Senin (2/3/2026).

Evi Yandri menekankan bahwa regulasi ini lahir dari proses panjang yang melibatkan 30 tim ahli dan studi banding hingga ke Pulau Sulawesi untuk memastikan implementasi yang adil dan proporsional.

DPRD dan Pemprov Sumbar menyadari peran vital investor dalam menggerakkan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kebijakan PAP dirancang untuk tetap kompetitif secara nasional.

"Kita tidak ingin serta-merta melakukan penarikan tanpa dasar yang kuat. Kajian dilakukan berulang kali agar tidak ada kesalahan. Prinsip utamanya adalah kita tidak ingin memberatkan investor yang telah berkontribusi bagi daerah," ujar Evi Yandri.

Dalam dua tahun terakhir, pendapatan daerah Sumbar tercatat mengalami penurunan. Sektor PAP, yang meliputi pemanfaatan air untuk PLTA, perkebunan sawit, hingga industri perikanan, dipandang sebagai instrumen penting yang selama ini belum tergarap optimal.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengamini hal tersebut. Ia menyebut PAP sebagai potensi yang "terlewat", padahal Dharmasraya didominasi oleh hamparan sawit yang sangat bergantung pada air permukaan.

Guna memastikan transparansi dan mencegah pungutan liar, Pemkab Dharmasraya akan membentuk tim khusus untuk mendampingi tim provinsi. 

Langkah ini diambil untuk memastikan Validitas Data, yakni volume air yang digunakan perusahaan tercatat akurat. Kemudian, Kepastian Hukum. Pembayaran dilakukan sesuai mekanisme dan jadwal yang ditentukan. Selanjutnya, Manfaat Nyata, bahwa hasil pajak kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur.

"Sepanjang mata memandang adalah sawit. Maka hasilnya harus kembali memberi manfaat bagi masyarakat, salah satunya melalui PAP," tegas Bupati Annisa.

Seperti diketahui, Dharmasraya sebagai Pilot Project. Oleh karena itu keberhasilan di Dharmasraya akan menjadi barometer bagi kabupaten lain di Sumbar. Jika perusahaan sawit besar di sini patuh, maka sektor industri lain di Sumbar tidak punya alasan untuk mengelak.

#Editor : Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment

SOLOK SELATAN

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive