PADANG, (GemaMedianet.com) | Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menitipkan pesan mendalam bagi masa depan generasi muda saat mengunjungi Masjid Al Furqan, Kelurahan Lubuk Buaya, Kamis (5/3/2026).
Di hadapan anak-anak dan remaja pemenang lomba Ramadhan, Muhidi membagikan formula sukses yang ia sebut sebagai "Empat Syarat Menaklukkan Dunia".
Kunjungan ini juga ditandai dengan penyerahan 15 Mushaf Al-Qur’an sebagai simbol dukungan terhadap penguatan basis spiritual generasi muda di Kecamatan Koto Tangah.
(1). Ilmu : Fondasi yang Harus Dijemput
Muhidi menegaskan bahwa di era sekarang, tidak ada alasan untuk tidak berilmu. Dengan fasilitas pendidikan gratis dari SD hingga SMA, tantangannya bukan lagi biaya, melainkan kesungguhan.
"Dulu ulama berjalan ratusan kilometer untuk berguru. Sekarang sekolah sudah di depan mata, jemputlah ilmu itu dengan disiplin," tegasnya.
2. Skill : Senjata untuk Berdikari
Kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Muhidi mendorong anak muda memiliki keterampilan spesifik (skill). Ia mencontohkan lulusan SMK yang mampu menciptakan produk berkualitas secara mandiri. "Keterampilan adalah kemampuan eksekusi. Dengan skill, Anda tidak hanya mencari kerja, tapi bisa menciptakan peluang kerja sendiri," jelasnya.
3. Kerja Keras : Filosofi "Barakik-rakik ka Hulu"
Muhidi membagikan kisah masa kecilnya yang sarat perjuangan (nostalgia inspiratif). Sejak SD ia sudah turun ke sawah, saat SMP membantu ayahnya mangatam (mengetam) kayu, hingga bekerja di pabrik karet saat SMA.
"Barakik-rakik ka hulu, baranang-ranang ka tepian. Siapa yang bersakit-sakit dalam berjuang hari ini, akan memetik hasil manis di masa depan."
Muhidi juga memaparkan program pemerintah yang melatih lulusan kuliah selama seminggu dalam program hilirisasi pertanian untuk kemudian dibantu permodalan.
4. Kemanfaatan : Sebaik-baik Manusia
Syarat terakhir adalah integritas sosial. Muhidi mengingatkan bahwa kesuksesan sejati diukur dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.
Nilai spiritual inilah yang ingin ia tanamkan melalui pembinaan di masjid. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat membangun karakter dan masa depan generasi muda,” pungkasnya.









0 comments:
Post a Comment