23 June 2026

Persempit Kesenjangan Medis, Dinkes Sumbar dan Mentawai Gelar Layanan Spesialis di Siberut




SIPORA, (GemaMedianet.com) | Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam meruntuhkan dinding pembatas aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) terus diwujudkan melalui aksi nyata. Menyadari besarnya tantangan geografis yang dihadapi warga kepulauan, intervensi medis tingkat lanjut kini diboyong langsung mendekati pemukiman akar rumput.

Gelar Turnamen Legends Cup 2026, Kapolres Pasaman Barat Terapkan Pendekatan Culture Policing

Wadah Prestasi Generasi Muda Menuju Road to Kapolri Cup : Pendaftaran Gratis, Total Hadiah Jutaan Rupiah _


SIMPANG4, (GemaMedianet.com) | Strategi pendekatan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang humanis terus bertransformasi mengikuti draf perkembangan zaman dan tren generasi muda. Menolak cara-cara konvensional yang kaku, Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat di bawah komando Kapolres AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menembus sekat sosial gen-Z dan milenial melalui subkultur digital komunitatif, yakni industri olahraga elektronik (esports).

Langkah inovatif tersebut diwujudkan lewat gelaran akbar Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kapolres Pasaman Barat Cup 2026. Mengusung tema besar “Culture Policing”, kompetisi strategis ini drafnya dirancang sebagai bagian dari rangkaian menuju perhelatan nasional Road to Kapolri Cup 2026.

Turnamen bergengsi ini menawarkan total draf hadiah uang tunai sebesar Rp3.500.000 plus e-sertifikat resmi bagi tim yang berhasil menembus babak krusial. Proses pendaftaran sendiri dibuka sangat singkat, mulai 20 hingga 23 Juni 2026 tanpa dipungut biaya sepeser pun (free register). Sementara itu, genderang perang di arena Land of Dawn akan resmi ditabuh pada 25 Juni 2026 bertempat langsung di Markas Polres Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang adu mekanik game semata. Ini merupakan jembatan kultural institusi Polri untuk hadir di ruang santai anak muda.

"Turnamen ini adalah manifestasi dari program Culture Policing. Kita ingin mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda di Pasaman Barat, melalui wadah yang positif, kompetitif, dan menyenangkan, sekaligus menyaring bibit unggul untuk mengukir prestasi," ujar AKBP Agung Tribawanto.

Filterisasi Ketat Standar Nasional

Guna menjamin draf keadilan (fair play) dan kualitas kompetisi, panitia menerapkan draf regulasi ketat berbasis standar nasional. Persyaratan utama mewajibkan peserta berdomisili di wilayah hukum Polres Pasaman Barat (dibuktikan dengan KTP/KK/Kartu Pelajar), dengan komposisi minimal 3 pemain lokal Pasaman Barat dan seluruh anggota tim wajib ber-KTP Sumatera Barat.

Panitia juga memberlakukan batasan usia produktif 16 hingga 22 tahun, di mana peserta di bawah 17 tahun wajib melampirkan surat izin tertulis dari orang tua. Guna menjaga draf kompetisi tetap berimbang bagi kelas amatir, draf aturan mengunci mati keikutsertaan eks pemain profesional dari liga utama seperti MDL dan MPL.

Sistem turnamen akan mengadopsi format gugur tunggal (Single Elimination) menggunakan Custom Lobby Draft Pick Mode. Pada babak penyisihan hingga semifinal, laga draf menggunakan sistem Best of 3 (BO3), sedangkan partai draf puncak perebutan mahkota juara akan menggunakan draf Best of 5 (BO5). Seluruh aturan draf teknis yang lebih rigid telah dituangkan di dalam Technical Handbook (THB) yang dibagikan kepada kapten tim. (hpb/gmn)

#Editor: Marzuki RH 

Sambut Usia 357 Tahun, Fadly Amran Minta Hari Jadi Kota Padang Jadi Pesta Rakyat yang Inklusif




PADANG, (GemaMedianet.com) | Momentum bersejarah penanda berdirinya ibu kota provinsi Sumatera Barat kini mulai mendekati puncaknya. Menolak terjebak dalam rutinitas seremonial tahunan yang monoton, Pemerintah Kota Padang bergerak cepat mengonsolidasikan seluruh kekuatan birokrasi dan elemen masyarakat guna memastikan perhelatan hari jadi tahun ini menjadi panggung peradaban yang semarak, penuh inovasi, serta menyentuh seluruh lapisan sosial akar rumput.

22 June 2026

Sambut HUT Ke-80 Bhayangkara, Ditreskrimsus Polda Sumbar Salurkan Sembako hingga Sumur Bor




PADANG, (GemaMedianet.com) | Menjelang momentum sakral peringatan hari lahir Korps Bhayangkara yang ke-80, jajaran kepolisian di Sumatera Barat tidak sekadar berfokus pada penguatan aspek penegakan hukum formal. Melalui pendekatan humanis berbasis kepedulian sosial, korps baju cokelat bergerak aktif turun ke tengah masyarakat urban guna merajut kembali tali silaturahmi, sekaligus meringankan beban pemenuhan kebutuhan dasar warga di kawasan akar rumput.

Lari Bareng Ribuan Peserta, Fadly Amran Lepas Kahf Own The Way Run 2026 di Kawasan Kota Tua




PADANG, (GemaMedianet.com) | Kawasan cagar budaya Kota Tua Padang seketika berubah menjadi lautan manusia penuh energi positif. Menolak sekadar menjadi saksi bisu masa lalu, sudut estetik penanda peradaban maritim Ranah Minang ini diaktivasi secara kreatif menjadi panggung perpaduan antara gaya hidup sehat kaum urban, promosi destinasi wisata sejarah, dan stimulus kebangkitan ekonomi sektor mikro.

Perkuat Ketahanan Keluarga, Sekda Arry Yuswandi Tegaskan Sikap Antisipatif Terhadap Penyakit Masyarakat

Minta Seluruh Elemen Sinergis Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Narkoba dan Penyimpangan Sosial _



PADANG, (GemaMedianet.com) | Upaya proteksi terhadap tatanan sosial dan masa depan generasi muda di Sumatera Barat dari ancaman destruktif penyakit masyarakat (Pekat) terus diperketat. Mengingat kompleksitas tantangan zaman yang kian dinamis, pemerintah daerah mengambil posisi tegas dalam mengonsolidasikan seluruh instrumen regulasi dan modal sosial guna menutup ruang bagi segala bentuk perilaku yang berpotensi merusak nilai-nilai luhur di Ranah Minang.

Komitmen kolektif tersebut ditegaskan secara gamblang oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi. Dalam keterangan resminya di Padang, ia menggarisbawahi bahwa penanganan persoalan krusial seperti penyalahgunaan narkoba serta fenomena penyimpangan sosial, termasuk gerakan LGBT, membutuhkan langkah penindakan yang konsisten tanpa adanya ruang toleransi.

Menurut Arry, dampak dari kedua persoalan tersebut tidak hanya merusak fisik dan mental individu yang terpapar, melainkan juga berpotensi menciptakan disorganisasi sosial yang masif jika tidak diantisipasi sejak dini secara kolektif oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Tidak ada kata toleransi untuk dua penyakit masyarakat ini di Sumatera Barat. Kita harus mitigasi secara tuntas dan sikat habis peredaran narkoba serta perilaku LGBT yang mengancam generasi penerus kita," ujar Arry Yuswandi dengan nada lugas.

Sebagai langkah konkret, Sekda menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholders)—mulai dari aparat penegak hukum, tokoh adat (Tungku Tigo Sajarangan), alim ulama, hingga organisasi kemasyarakatan—yang selama ini konsisten berdiri di barisan depan dalam menjaga lingkungan dari infiltrasi dampak negatif tersebut.

Menjadikan Rumah Sebagai Benteng Utama

Kendati operasi penegakan hukum dan pengawasan eksternal terus digencarkan oleh pemerintah, Arry mengingatkan bahwa instrumen pencegahan yang paling sahih dan berbiaya murah sejatinya berada di unit terkecil masyarakat, yakni institusi keluarga.

"Akar dari pencegahan ini harus kita mulai dari rumah kita masing-masing. Pastikan pengawasan melekat dilakukan oleh orang tua terhadap anak-anak dan orang terdekat. Jangan sampai kelengahan kita di dalam rumah membuat anggota keluarga terindikasi masuk ke dalam pusaran narkoba maupun penyimpangan sosial lainnya," imbau Sekda.

Ia menambahkan, apabila pilar ketahanan keluarga di seluruh nagari dan kelurahan berjalan optimal, maka beban kerja aparat penegak hukum dan pemerintah dalam aspek rehabilitasi maupun penindakan akan jauh berkurang. 

Sebaliknya, sikap apatis lingkungan hanya akan menyuburkan potensi ancaman yang lambat laun meruntuhkan bonus demografi Sumbar. (mrh/gmn)

#EdiRS Khadiva 

Sasar Optimalisasi PAD, Fadly Amran-Maigus Nasir Pimpin Sinkronisasi Perubahan Perda Pajak dan RetribusiRin



PADANG, (GemaMedianet.com) | Strategi taktis dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah dan memacu akselerasi pembangunan infrastruktur perkotaan terus dipertajam. Mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sangat bergantung pada kesehatan sektor pendapatan mandiri, Pemerintah Kota Padang bergerak cepat mengevaluasi draf regulasi guna menutup celah kebocoran anggaran sekaligus menciptakan kepastian hukum bagi iklim investasi.

SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive