PADANG, (GemaMedianet.com) | Kepedulian nyata terhadap korban bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok ditunjukkan secara langsung oleh Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.
23 September 2026
Polres Pasaman Barat Bekuk Pelaku Persetubuhan Anak Disabilitas di Perkebunan Sawit Air Bangis
PASBAR, (GemaMedianet.com) | Pelarian seorang pria berinisial AP (52) yang diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak tirinya yang mengalami disabilitas fisik, mental, dan intelektual akhirnya berakhir di tengah gelapnya perkebunan kelapa sawit Jorong Sikabau, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat.
22 September 2026
Sekda Raju Minropa Hadiri Pembukaan Bazar UMKM HUT ke-81 TNI di Kodaeral II Padang
PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dan stabilitas harga kebutuhan pokok.
Mobil Terbakar di Depan SPBU Marapalam Padang, Empat Armada Damkar Gerak Cepat Padamkan Api
PADANG, (GemaMedianet.com) | Pengguna jalan protokol di kawasan Jalan Dr. Sutomo, tepatnya di depan SPBU Marapalam, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, dikejutkan oleh insiden terbakarnya satu unit kendaraan roda empat, Selasa (22/9/2026) malam.
Update Galodo Gunung Talang Solok: Satu Warga Meninggal Dunia, Satu Hilang, dan Delapan Orang Alami Luka-Luka
GNTALANG, (GemaMedianet.com) | Data terbaru mengenai dampak bencana galodo yang menerjang kawasan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terus diperbarui oleh aparat kepolisian dan tim penyelamat gabungan.
Perkuat Pencegahan, Ditresnarkoba Polda Sumbar Gelar Asistensi Kampung Bebas Narkoba di Nagari Air Manggis Selatan Pasaman
PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Upaya menekan peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat akar rumput terus digelorakan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat.
Galodo Terjang Kawasan Kantor Bupati di Arosuka, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Serukan Evakuasi Darurat
✅Material Lumpur dan Batu Tutupi Jalan Raya Solok–Padang, Warga Diminta Jauhi Zona Merah dan Segera Laporkan Anggota Keluarga yang Terjebak _
AROSUKA, (GemaMedianet.com) | Bencana alam galodo atau banjir bandang dilaporkan menerjang kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka, Senin (21/9/2026) malam.
Material bebatuan, lumpur, serta tebalnya endapan tanah terbawa arus deras dari hulu hingga menggenangi sejumlah kompleks perkantoran dan meluber serta menutup badan Jalan Raya Solok–Padang.
Menanggapi insiden membahayakan tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, S.IP., langsung bergerak cepat mengeluarkan imbauan darurat agar masyarakat di sekitar lokasi kejadian maupun kawasan rawan bencana meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi.
Nanda meminta warga agar tetap tenang dan tidak panik, namun senantiasa siaga menghadapi potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca dan pergerakan material di lereng bukit masih sangat labil.
“Untuk masyarakat, kami mengimbau agar tetap berhati-hati dan siaga. Jika berada di kawasan yang berpotensi terdampak, segera mencari tempat yang lebih aman dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Nanda Satria.
Instruksi Evakuasi dan Koordinasi Lintas Sektoral
Politisi muda tersebut menekankan bahwa prioritas utama dalam situasi darurat ini adalah penyelamatan nyawa manusia.
Ia mendesak tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta unsur relawan untuk bergerak serentak melakukan evakuasi cepat.
Nanda juga secara khusus meminta warga agar tidak mendekati zona merah atau area aliran galodo karena situasi di lapangan masih berisiko tinggi terhadap susulan longsor maupun luapan air.
Bagi masyarakat yang mengetahui atau mendapati sanak saudara serta anggota keluarga yang masih terjebak di zona terdampak, diminta segera melapor kepada posko darurat atau menghubungi pihak BPBD Kabupaten Solok agar segera mendapatkan pertolongan medis maupun evakuasi.
“Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Tim gabungan harus bergerak cepat untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak dan memastikan mereka mendapatkan pertolongan,” tegasnya.
Hingga laporan awal ini diturunkan, proses pendataan dampak kerusakan infrastruktur, pembersihan material jalan, serta pencarian kemungkinan adanya korban jiwa masih terus berlangsung secara intensif oleh aparat dan relawan di lapangan.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah guna menghindari informasi yang keliru di tengah situasi darurat ini. (*/gmn)
#Editor: Marzuki RH













