21 June 2026

Bentangkan Kain Putih Ratusan Meter, Polda Sumbar dan LKAAM Bersatu Perangi Narkoba dan LGBT



PADANG, (GemaMedianet.com) | Ketegasan dalam membentengi moralitas generasi muda serta memutus mata rantai penyakit masyarakat di Ranah Minang kembali disuarakan secara masif. Menolak berkompromi dengan rupa-rupa ancaman sosial yang dinilai merusak tatanan peradaban daerah, institusi kepolisian bersama barisan elite pemangku adat bersinergi menggalang kekuatan kolektif demi mengamankan masa depan bangsa dari bahaya laten zat adiktif dan disorientasi perilaku.

Aksi solidaritas moral skala besar tersebut dikukuhkan melalui deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat bersama lintas elemen masyarakat sipil. Momentum krusial yang dipusatkan di ibu kota provinsi ini ditandai dengan pembentangan kain putih sepanjang ratusan meter yang dipenuhi oleh ribuan coretan tanda tangan sebagai simbol persatuan kemanusiaan, Minggu (21/6) kemarin.

Gerakan massal ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan merupakan manifestasi tekad bulat untuk menegakkan, menjaga, dan melestarikan falsafah hidup masyarakat Minangkabau yang berlandaskan koridor Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Hadir memimpin langsung agenda tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, MSi, CSFA. Dalam orasi makronya, jenderal bintang dua ini menegaskan bahwa dinamika tantangan sosiologis yang berpotensi mendegradasi mentalitas generasi muda wajib diintervensi lewat tindakan represif hukum yang tegas dan mitigasi sosial yang berkelanjutan.

"Peredaran gelap narkoba dan perilaku menyimpang LGBT adalah musuh nyata yang merusak fondasi bangsa dan agama. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Kebersamaan dan penyatuan energi positif dari seluruh elemen masyarakat melalui pembubuhan tanda tangan hari ini menjadi modal sosial paling berharga bagi kepolisian untuk menjaga Sumatera Barat tetap aman, sehat, dan kondusif," tegas Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

LKAAM Bersuara Lantang: Bersihkan Ranah Minang

Langkah tegas korps bhayangkara ini mendapat dukungan penuh dan penguatan ideologis dari struktur adat tertinggi di Sumatera Barat. Hadir di lokasi, Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si, Datuak Nan Sati, yang menyampaikan orasi budaya secara lantang terkait mitigasi bahaya narkotika dan penolakan absolut terhadap gerakan LGBT.

"Mari bersama-sama kita kawal, kita jaga kampung halaman, dan kita perangi segala bentuk ancaman destruktif yang merusak masa depan anak cucu kita. Narkoba dan perilaku LGBT adalah bahaya nyata yang bertentangan dengan hukum adat serta agama, sehingga wajib dibersihkan secara total dari bumi Ranah Minang!" ujar mantan Wali Kota Padang dua periode tersebut dengan nada berapi-api.

Melalui penandatanganan kain putih ratusan meter ini, Polda Sumbar bersama LKAAM berharap dapat membangun barikade sosial (social barrier) yang kokoh di tingkat keluarga dan nagari. Sinergitas ini diharapkan melahirkan pengawasan komunitas (community policing) yang efektif guna mempersempit ruang gerak peredaran narkotika serta membentengi generasi z dan milenial dari pengaruh infiltrasi budaya asing yang merusak sistem nilai lokal. (mrh/gmn)

#Editor: RS Khadiva 

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFmBCN4Mlg-A6lCQg1vNrmM-SXgqG_d0DYYAeLv0nWGLttd7i4t56IlhAeB1c-fxTmX4ZVKLBL_-ibnQeueR8mKL9vBD5sStVztfDrfkofmm4aXwcskiL9t23mNaOp4vwJ4EfipUqIC7ObmXQnD_7gnRsdAtOAZNL1NhP7fKNbcOUHtPTZc0ZPpq7SGxP2/w285-h400/HUT%20Kab%20limapuluh%20kota%20ke185.jpg

Blog Archive