PADANG (GemaMedianet.com) | Tim Ahli DPRD Provinsi Sumatera Barat mulai memetakan potensi strategis untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor perikanan. Fokus utama kini diarahkan pada pengembangan produksi pembenihan udang vaname di UPTD BPBALP Instalasi Sungai Nipah.
Rencana tersebut dibahas secara mendalam dalam rapat rutin yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Ahli DPRD Sumbar, HM Nurnas, di Ruang Rapat Khusus II Gedung DPRD Sumbar, Rabu (8/4).
Dalam pertemuan tersebut, HM Nurnas menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas dan sumber daya yang dimiliki UPTD BPBALP Instalasi Sungai Nipah. Sebagai sentra pembenihan, instalasi ini dinilai memiliki kapasitas untuk menghasilkan benih udang berkualitas tinggi yang permintaannya sangat besar di pasar lokal maupun ekspor.
“Kita optimis upaya optimalisasi ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD Sumatera Barat. Sungai Nipah harus menjadi motor penggerak ekonomi baru di sektor perikanan budidaya,” tegas HM Nurnas di hadapan seluruh anggota tim ahli.
Rapat juga menyoroti perlunya sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha perikanan, dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. Kolaborasi ini bertujuan untuk membangun ekosistem perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Melalui pembahasan intensif ini, Tim Ahli DPRD Sumbar menargetkan lahirnya rekomendasi kebijakan yang konkret bagi Pemerintah Provinsi. Langkah ini diharapkan tidak hanya menambah pundi-pundi kas daerah, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat pesisir di Sumatera Barat melalui penyerapan tenaga kerja dan kemitraan budidaya.
Sektor perikanan kini diposisikan sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah guna mengimbangi ketergantungan pada sektor konvensional lainnya.
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment