10 April 2026

Dituding Sewenang-wenang Soal Pemberhentian Ketua LPS, Lurah Sawahan Angkat Bicara



PADANG (GemaMedianet.com) | Lurah Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Dodi Chandra, memberikan klarifikasi resmi terkait kritikan salah satu Ketua RT yang menilai dirinya bertindak sewenang-wenang dalam memberhentikan Ketua Lembaga Pengelola Sampah (LPS) tanpa musyawarah.

Dalam keterangannya, Dodi meluruskan duduk perkara mengenai status pengelola sampah tersebut. Ia menekankan pentingnya membedakan antara sistem swadaya masyarakat dan sistem swakelola yang terikat kontrak dinas.

“Perlu dibedakan mana yang swadaya dan mana yang swakelola. Mereka ini sudah melakukan kontrak dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang. Jika swakelola, mereka digaji sesuai kontrak. Sedangkan kalau swadaya, masyarakat dan RT berkewajiban membantu program pemerintah,” jelas Dodi saat ditemui di kantornya, Selasa (7/4/2026).

Instruksi Dinas dan Pembekuan SK

Terkait polemik yang terjadi, Lurah menjelaskan bahwa saat ini Surat Keputusan (SK) pengelolaan tersebut tengah dibekukan. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas instruksi dari DLH Kota Padang dan pihak Kecamatan. Untuk sementara waktu, operasional diambil alih oleh koordinator kecamatan.

Mengenai tudingan komunikasi yang buntu, Dodi menyatakan tidak menerima surat yang dimaksud oleh pihak pengelola. Namun, ia menegaskan tidak ada niat untuk otoriter.

“Saya tidak pernah berniat bertindak sewenang-wenang. Komunikasi dengan berbagai pihak sebenarnya sudah terjalin, dan dinamika ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depannya,” tegasnya.

Harapan Ketua RT: Utamakan Musyawarah

Di sisi lain, Ketua RT setempat, Desrial, berharap agar setiap kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat dapat dibahas terlebih dahulu melalui forum musyawarah. Menurutnya, pelibatan seluruh elemen warga sangat penting untuk menjaga keharmonisan dan kepercayaan di lingkungan Kelurahan Sawahan.

Menanggapi harapan tersebut, Lurah Dodi Chandra menyatakan sangat terbuka terhadap masukan dan siap meningkatkan koordinasi. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk operator sampah, untuk kembali fokus pada tujuan utama: menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertib.

“Kita semua punya tujuan yang sama. Mari kita perbaiki komunikasi dan bekerja sama demi kepentingan warga, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan dan drainase. Jika kita bersatu, semua persoalan bisa tuntas,” pungkasnya. (mrh/ptr)


0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive