(GemaMedianet.com) | Langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang yang menyatakan siap "pasang badan" melindungi kepala sekolah dari intimidasi oknum-oknum yang mengatasnamakan LSM adalah sebuah milestone penting. Bagi dunia pendidikan di Kota Padang, ini adalah kabar kemenangan melawan praktik "premanisme intelektual" yang selama ini menjadi rahasia umum.
Namun, di balik jaminan keamanan yang diberikan oleh korps Adhyaksa ini, Redaksi GemaMedianet.com mencatat beberapa poin krusial yang harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan:
1. Memutus Rantai 'Upeti' dan Intimidasi
Sudah terlalu lama kepala sekolah dihinggapi ketakutan berlebih. Alih-alih fokus pada inovasi kurikulum, energi mereka sering kali terkuras untuk menghadapi "tamu tak diundang" yang datang bukan membawa solusi, melainkan ancaman berbekal celah administrasi.
Dukungan Kejari melalui fungsi Intelijen dan DATUN seharusnya menjadi akhir dari drama "negosiasi di bawah meja". Kepala sekolah harus sadar : jika administrasi Anda bersih, tidak ada alasan untuk memberi ruang pada intimidasi.
2. Perlindungan Bukan Berarti Kebal Hukum
Ini adalah poin yang paling sensitif. Jaminan perlindungan dari Kejari jangan sampai disalahartikan oleh kepala sekolah sebagai "kartu pas" untuk bertindak sembrono atau menyalahgunakan anggaran.
Status "Pasang Badan" dari Kejaksaan berlaku selama pihak sekolah berjalan di atas rel regulasi. Perlindungan ini adalah untuk mereka yang jujur namun ditekan, bukan untuk mereka yang melakukan penyimpangan namun ingin dilindungi.
Redaksi menekankan bahwa transparansi dana BOS dan dana komite tetap harus bisa diakses publik secara terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban moral.
3. Tantangan Bagi Kejaksaan : Konsistensi
Kejari Padang telah melempar janji besar di Youth Centre. Kini, publik menanti konsistensi. Jaminan ini tidak boleh hanya berhenti di podium seremoni. Harus ada kanal pelaporan (hotline) yang responsif dan tindak lanjut nyata terhadap oknum yang melanggar hukum. Jangan sampai ketika kepala sekolah melapor, prosesnya justru berbelit atau berakhir menggantung.
Redaksi GemaMedianet.com mendukung penuh terciptanya ekosistem pendidikan yang aman dan bermartabat. Kita ingin melihat kepala sekolah di Padang melangkah dengan kepala tegak, fokus mendidik putra-putri bangsa, tanpa perlu merasa ada "Pedang Damocles" yang mengintai setiap kebijakan administratif mereka.
Kesimpulan Redaksi: "Jaminan hukum adalah vitamin bagi integritas, bukan obat penenang bagi ketidakjujuran. Mari jadikan sekolah sebagai zona integritas, tempat di mana hukum ditegakkan dan ilmu pengetahuan dimuliakan." (Red)









0 comments:
Post a Comment