PADANG, (GemaMedianet.com) | Pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang di wilayah Pusat Kota diminta bersabar. Kualitas air bersih pada Kamis (26/2/2026) dilaporkan mengalami kekeruhan akibat kendala teknis dan faktor alam yang terjadi secara bersamaan di instalasi pengolahan.
Manajemen Perumdam Kota Padang secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini, dan mengonfirmasi bahwa tim teknis sudah berada di lapangan untuk melakukan percepatan perbaikan.
Berdasarkan laporan teknis, terdapat dua kendala utama yang menghambat proses produksi air bersih antara lain Kerusakan Pompa Dosing dan Kenaikan Kekeruhan Air Baku.
Kerusakan Pompa Dosing, yakni terjadi kerusakan pada mesin pompa dosing di IPA (Instalasi Pengolahan Air) Gunung Pangilun. Pompa ini berfungsi sangat vital dalam proses penjernihan air melalui pembubuhan bahan kimia pengolah.
Kenaikan Kekeruhan Air Baku ini secara mengejutkan, dimana tingkat kekeruhan air baku pada Intake Kampung Koto meningkat tajam melampaui ambang batas kemampuan pengolahan normal.
Status Perbaikan
Saat ini, petugas sedang berupaya memperbaiki pompa dosing agar proses produksi dapat kembali normal sesegera mungkin. Namun, durasi normalisasi aliran akan sangat bergantung pada penurunan tingkat kekeruhan air baku di sumber intake.
Masalah "duet maut" antara kerusakan alat dan faktor alam sering kali menjadi tantangan klasik layanan air di Padang, terutama saat cuaca ekstrem di area hulu sungai.
Saran untuk Pelanggan
Pertama, Tampung Air. Jika air masih mengalir (meski keruh), sebaiknya ditampung terlebih dahulu dan didiamkan agar sedimen mengendap.
Kedua, Cek Berkala. Pantau terus kanal resmi Perumdam atau update di GemaMedianet.com untuk mengetahui kapan proses wash-out (pembersihan pipa) selesai dilakukan.
#Editor : Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment