KABSOLOK, (GemaMedianet.com) | Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerakan Mahasiswa Pecinta Alam (Gempa), dan Badan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok menurunkan relawan kemanusiaan untuk membantu penanggulangan dampak bencana banjir yang melanda Kota Solok dan Kabupaten Solok, Jum'at (28/11/2025).
29 November 2025
Operasional KA Divre II Sumbar Kembali Normal, Lintas Duku-BIM Aman Dilalui
PADANG, (GemaMedianet.com) | Pukul 01.30 WIB kondisi jalur rel lintas Duku-BIM sudah dinyatakan aman dilalui. Setelah memastikan keamanan lintas jalur rel Duku-BIM, KAI Divre II Sumbar kembali mengoperasikan perjalanan KA secara normal dengan perjalanan pertama KA Minangkabau Ekspres dari Stasiun Pulau Aie menuju Stasiun BIM.
Respons Cepat KAI Divre II Sumbar : Salurkan Bantuan Tahap Pertama Untuk Korban Banjir di Sumatera Barat
PADANG, (GemaMedianet.com) | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat selaku Ketua Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN menyalurkan bantuan Program Bina Lingkungan tahap pertama bagi masyarakat terdampak banjir di Provinsi Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025).
Bupati Welly Siaga Penuh : Banjir Pasaman 672 KK Mengungsi dan 245 Hektar Lahan Pertanian Terendam
PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat 672 KK mengungsi dan 245 Hektar lahan pertanian sawah dan ladang terdampak banjir di 7 kecamatan di Kabupaten Pasaman.
28 November 2025
Pasaman Tanggap Darurat Bencana, Bupati Welly Imbau Penanganan Harus Dilakukan Secara Bersama
PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman, Sumatera Barat resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana mulai Kamis (27/11/2025) hingga 3 Desember 2025.
Serahkan Bantuan dan Temui Warga Terdampak, Bupati Welly Tinjau Titik Banjir dan Longsor
PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Bupati Pasaman Welly Suheri gerak cepat, didampingi Wakapolres. Pasaman, Kepala OPD terkait, Ketua BAZNAS Pasaman, serta Camat Bonjol, meninjau langsung sejumlah titik banjir dan longsor di Kecamatan Bonjol, Kamis (27/11/2025).
Mario Syah Johan: Masyarakat Sumbar Agar Siaga Penuh Terhadap Potensi Banjir dan Longsor serta Bencana Lainnya
SOLSEL, (GemaMedianet.com) | Cuaca ekstrim yang membawa hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat beberapa hari terakhir ini mengundang keprihatinan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syah Johan .
Politisi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Solok Selatan, Kota Solok, Kabupaten Solok ini tak urung kembali mengingatkan seluruh warga Sumbar dimana pun berada untuk tetap meningkatkan kewaspadaaan seiring meningkatnya intensitas cuaca ekstrem di Sumbar beberapa hari ke depan.
Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprakirakan mengguyur sebagian besar wilayah Sumbar selama tiga hari ke depan, 27–29 November 2025.
Mengingat kondisi cuaca ekstrem, Mario mengimbau warga Sumbar untuk siaga penuh dan waspada terhadap potensi bencana. Terlebih lagi dalam relis resmi BMKG menyebut, potensi cuaca ekstrim prakiraannya berlangsung sejak pagi hingga dini hari.
"Masyarakat Sumbar terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, agar siaga penuh terhadap potensi bencana banjir, banjir bandang dan longsor serta bencana lainnya. Termasuk menghindari berdekatan dengan daerah rawan bencana," kata Mario yang juga Sekretaris Komisi V DPRD Sumbar kepada GemaMedianet.com, Kamis (27/11/2025).
Mario juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrim ini.
"Perangkat desa dan nagari agar selalu memberikan info update ke warga sekitarnya," tambahnya.
SelaIn itu, Mario juga meminta kabupaten/kota yang terdampak bencana agar segera menetapkan status tanggap darurat bencana.
Hal ini penting dilakukan, tegasnya, guna mempercepat penanganan dan penyaluran bantuan ke daerah bencana banjir dan tanah longsor yang semakin meluas di Sumbar.
Begitu pun para anak muda dan karang taruna agar senantiasa berkolaborasi guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrim. Diantaranya seperti piket bergiliran pada malam hari untuk antisipasi bencana yang terjadi pada malam hari.
"Waspada dan siap siaga menjadi kunci dalam menghadapi bencana di masa mendatang," ujar Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DRPD Sumbar ini. (mz)













