19 April 2026

TAJUK : Disiplin Akmil untuk Marwah Legislatif


(GemaMedianet.com) | Langkah Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat yang turut serta "digembleng" di Lembaga Pendidikan Akmil Magelang bukanlah sekadar kegiatan seremonial atau nostalgia kedisiplinan. 

Di tengah persepsi publik yang sering kali skeptis terhadap kinerja lembaga legislatif, kehadiran pimpinan dewan di kawah candradimuka prajurit TNI ini membawa pesan tentang kerinduan akan integritas, disiplin, dan etos kerja yang tegak lurus pada kepentingan negara.

Akmil Magelang dikenal sebagai institusi yang tidak mengenal kompromi dalam membentuk karakter. Ketika seorang pimpinan politik bersedia menanggalkan atribut sipilnya untuk sementara dan mengikuti ritme kehidupan barak, ada simbolisasi "re-charging" nilai-nilai kejuangan. 

Dalam administrasi publik, integritas kepemimpinan adalah komoditas yang mahal. Disiplin yang ditempa di Magelang diharapkan mampu ditularkan ke dalam ruang-ruang sidang di Rumah Rakyat di Padang.

Kita harus jujur mengakui, tantangan terbesar DPRD saat ini bukan hanya soal pembahasan anggaran atau legislasi, melainkan soal keteladanan. Budaya kerja yang tepat waktu, pengambilan keputusan yang berbasis data (bukan sekadar lobi), dan loyalitas tunggal kepada konstituen adalah nilai-nilai yang sejalan dengan semangat sapta marga. 

Jika gemblengan ini berhasil diserap secara substantif, kita bisa berharap melihat performa DPRD Sumbar yang lebih taktis, responsif, dan jauh dari budaya prokrastinasi (menunda-nunda).

Namun, publik tetap akan menunggu hasil nyata pasca-pendidikan ini. Apakah disiplin militer ini akan berbekas pada efektivitas rapat paripurna? Apakah semangat pantang menyerah prajurit akan mewujud dalam kegigihan dewan memperjuangkan nasib rakyat yang masih "marasai"? Jangan sampai kegiatan ini hanya menjadi galeri foto di media sosial tanpa adanya transformasi kebijakan yang berarti.

Kita merindukan legislatif yang memiliki ketahanan mental layaknya taruna—tahan banting terhadap intervensi kepentingan pendek dan teguh menjaga marwah institusi. Akmil Magelang telah memberikan pondasi fisik dan mental; kini tinggal bagaimana Ketua DPRD Sumbar menerjemahkannya ke dalam "pertempuran" yang sesungguhnya di medan kebijakan publik.

Disiplin adalah nafas organisasi. Jika pimpinan sudah memberikan teladan, maka seluruh gerbong legislatif di Sumatera Barat seharusnya bergerak dalam irama yang sama: lebih disiplin, lebih berani, dan lebih berwibawa. (red)

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive