PADANG, (GemaMedianet.com) | Masjid Darul Huda yang terletak di Jalan Wirasakti I, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, kembali membuktikan diri sebagai masjid ramah anak. Memasuki sepuluh hari kedua Ramadan 1447 Hijriah, masjid ini meluncurkan program itikaf pelajar yang unik dengan menggunakan sistem kartu kontrol, Selasa (10/3/2026).
Inisiator program itikaf, Wanda Leksmana, menjelaskan bahwa penggunaan kartu tersebut bertujuan untuk memantau konsistensi ibadah setiap peserta agar seluruh rangkaian kegiatan terlaksana dengan baik.
Sistem kartu ini menjadi rapor harian bagi anak-anak selama berada di masjid. Setiap aktivitas, mulai dari salat berjamaah hingga tadarus, tercatat dengan presisi dalam kartu tersebut.
"Kartu itu untuk memastikan anak melakukan salat tarawih, subuh, dan tadarusan di masjid. Ini adalah cara kita mengontrol setiap kegiatan anak agar mereka benar-benar merasakan esensi dari itikaf," ujar Wanda.
Meskipun menyasar pelajar, agenda itikaf di Masjid Darul Huda disusun dengan standar yang serius. Program dimulai dengan salat tarawih, dilanjutkan dengan tadarus kelompok pada pukul 23.00 WIB.
"Ada enam kelompok tadarus dengan target khatam satu juz per hari per kelompok. Artinya, dalam satu hari kolektif, anak-anak kita khatam enam juz," terang Wanda. Setelah tadarus, anak-anak diberikan waktu istirahat (tidur) di lantai dua masjid hingga pukul 03.00 WIB guna mempersiapkan fisik untuk salat tahajud berjamaah selama satu jam (delapan rakaat).
Kegiatan itikaf bagi pelajar ini bukan merupakan agenda instan, melainkan program yang telah berjalan rutin sejak tahun 2022. Kemampuan pengurus dalam mempertahankan minat anak-anak untuk menginap di masjid selama bertahun-tahun menunjukkan keberhasilan pendekatan "Masjid Ramah Anak".
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sahur bersama jemaah lain dan salat subuh berjamaah, menciptakan kebersamaan lintas generasi di lingkungan Surau Gadang. (kmf/Red)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment