11 October 2021

Proyek Terbesar di Solok Selatan Tak Juga Dikerjakan, Mario Syah Johan : Ini Sangat Merugikan Masyarakat




SOLOK SELATAN, (GemaMedianet.com| Meski proses tender pembangunan Jembatan Janjang Kambiang Batu Bajarang Bangko Ketek telah lama selesai dan pemenang telah pula ditetapkan, namun hingga kini proyek terbesar di Kabupaten Solok Selatan (Solsel) ini belum terlihat adanya tanda-tanda bakal dimulainya pekerjaan konstruksi di lokasi.

Dari penelusuran di laman LPSE Kabupaten Solsel, diketahui pelaksanaan tender yang telah dimulai sejak 28 Juni 2021 itu, telah dimenangkan oleh CV Taman Karya Manggala dengan harga penawaran sebesar Rp7,5 Miliar lebih.

Tak kunjung dimulainya pekerjaan konstruksi jembatan yang merupakan akses utama warga, dan merupakan jembatan penghubung Jorong Janjang Kambiang dengan Jorong Batu Bajarang itu dinilai sejumlah pihak sangat merugikan masyarakat.

"Sungguh sangat disayangkan, jika proyek terbesar di Kabupaten Solsel tahun 2021 yang dialokasikan dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pada APBD Solsel hingga saat ini tak kunjung dikerjakan. Kondisi ini tentu sangat merugikan masyarakat, karena jembatan itu merupakan penghubung antara Jorong Janjang Kambiang dengan Jorong Batu Bajarang dan jorong lainnya," ungkap Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Mario Syah Johan yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Solsel ini, Senin (11/181/2021).

Dikatakannya, selain merugikan masyarakat Jorong Janjang Kambiang dengan Jorong Batu Bajarang, juga merugikan masyarakat yang menjadikan jembatan itu sebagai jembatan alternatif yang digunakan sebagai akses ke sekolah dan akses pengangkut komoditas pertanian oleh warga di Jorong Sungai Duo dan Tubo Taratak Tinggi menuju pusat Kecamatan Pauh Duo di Pekan Selasa.

"Bayangkan akibat ketiadaan jembatan yang vakum sejak 2016 itu, maka warga terpaksa harus memutar arah sekitar 5-6 kilometer," tukasnya.

Untuk itu, Mario Syah Johan mendesak Pemerintah Kabupaten Solsel agar menjelaskan kepada masyarakat sekaitan persoalan belum juga dikerjakannya pembangunan jembatan yang berada di bawah satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pertanahan (DPUTRP) Kabupaten Solsel tersebut. 

Menurutnya, jembatan tersebut sudah sangat lama dinanti-nantikan oleh masyarakat di beberapa kejorongan, sejak jembatan darurat runtuh akibat banjir beberapa tahun silam.

"Bupati harus memberikan kejelasan ke masyarakat, kenapa sampai saat ini tidak dilaksanakan," tukas politisi Partai Gerindra ini.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih terus berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, salah satunya melalui Kabid Bina Marga setempat sekaitan belum berjalannya proyek terbesar di Kabupaten Solsel tersebut.

Seperti diketahui, peristiwa banjir yang terjadi 2015 lalu mengakibatkan jembatan yang menghubungkan Jorong Janjang Kambiang menuju Batu Bajarang, Nagari Luak Kapau Pauah Duo, Kecamatan Pauah Duo itu runtuh diterjang air sungai yang meluap.

Bahkan jembatan darurat yang dibangun sementara secara swadaya oleh masyarakat tahun 2016, dan kemudian dibangun berulang-ulang setelah itu juga tak bertahan lama. (PD/MZ) 

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

POLDA SUMBAR


SUMATERA UTARA

KOMUNITAS


HUMANITY

KULINER


MENTAWAI


MANCANEGARA



IKLAN

IKLAN



TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Pariaman



HISTORIA

FACEBOOK - TWEETER



Artikel


INFO GEMPA





BUMD




IKLAN

IKLAN

Adv


KARIR