16 June 2021

Bersama Angkat Indonesia, Global Wakaf-ACT Perkuat 1000 Pelaku UMKM Sumatera Barat


PADANG, (GemaMedianet.com| Gerakan "Semangat Bersama Angkat Indonesia", Global Wakaf-Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali menguatkan perjuangan membantu pelaku usaha kecil dan mikro. Kali ini, 1000 pelaku usaha Sumatera Barat (Sumbar) mendapatkan bantuan modal usaha. 

Era kenormalan baru, belum sepenuhnya mengembalikan kehidupan masyarakat. Salah satunya di bidang ekonomi, sektor usaha kecil dan mikro masih perlu banyak dukungan. Di Sumbar, ribuan pengusaha kecil dan mikro masih membutuhkan bantuan modal usaha. Terlebih lagi, di tengah krisis Pandemi COVID-19

Berangkat dari kondisi ini, Global Wakaf-ACT terus berikhtiar menghadirkan solusi dan dukungan terbaik bagi pelaku UMKM. Lewat gerakan "Bersama Angkat Indonesia", bantuan modal dan aset usaha diberikan melalui Program Wakaf Modal UMKM. 1000 pelaku UMKM di Sumbar mendapatkan dukungan tersebut.

Seremoni penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi di Auditorium Istana Gubernur, Selasa (15/6/2021).

Dalam penyerahan secara simbolis itu, sejumlah pelaku UMKM menerima bantuan gerobak modal usaha.

“Hal yang dibutuhkan saat ini (pelaku UMKM) adalah mobilitas mereka yang lebih mudah. Sehingga, bisa kita bayangkan jika ada gerobak ini mereka bisa lebih mobile dan akan meningkatkan kapasitas usaha mereka,” ungkap Mahyeldi

Sementara itu, Presiden Global Wakaf N Imam Akbari mengatakan, kehadiran bantuan untuk UMKM di Sumbar ini merupakan ikhtiar memperkuat pelaku usaha kecil dan mikro.

Imam juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumbar yang merespons cepat dukungan Global Wakaf-ACT, dan selalu aktif dalam program Kemanusiaan ACT.

“Dengan spirit Bersama Angkat Indonesia, kami juga ingin mengangkat UMKM Indonesia ke posisi yang jauh lebih baik,” jelas Imam.

Salah satu penerima bantuan Wakaf UMKM di Sumbar, Jumiarti. Ibu berusia 40 tahun ini merupakan penjual produk tradisional, yaitu Kue Talam dengan berjualan kaki lima dan di dekat rumah.

Jumiarti mengaku bersyukur, dengan kehadiran bantuan aset usaha dari Global Wakaf-ACT itu. Ia berencana, membuka usaha baru berupa jus dan es buah.

“Sebelum pandemi, rata-rata penghasilan bersih Rp100 ribu per hari. Sejak COVID-19, hanya Rp40 ribu per hari. Sebab itu, saya sangat bersyukur dengan bantuan Wakaf UMKM. Saya bisa berjualan berkeliling atau mencari tempat yang pas,” ungkap Jumiarti.

Global Wakaf-ACT sebelumnya, juga telah memberikan modal usaha tanpa riba ke ribuan UMKM. Tidak sebatas bantuan, pendampingan pun diberikan sebagai ikhtiar meningkatkan kapasitas para pelaku usaha. (r)

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

POLDA SUMBAR


SUMATERA UTARA

KOMUNITAS


HUMANITY

KULINER


MENTAWAI


MANCANEGARA



IKLAN

IKLAN



TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

pu

pu

Statistic Views

Terkini

hj

hj

Pariaman



HISTORIA


FACEBOOK - TWEETER


Artikel


INFO GEMPA




BUMD







IKLAN

IKLAN

Adv

KARIR