26 December 2019

DPRD Sumbar Intens Pantau Kesiapan Padang dan Padang Pariaman Sukseskan Penas Tani-Nelayan ke XVI Juni 2020


PADANG, (GemaMedianet.com— Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman guna memastikan kesiapan kedua daerah tersebut dalam menyukseskan Agenda Nasional, Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan ke XVI Juni 2020 di Sumbar.

"Kita terus memantau kesiapan kedua daerah guna menyukseskan agenda nasional Penas Tani dan Nelayan. Apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Padang dan bagaimana pula pelaksanaannya di Kabupaten Padang Pariaman seiring dengan peralihan pusat kegiatan dari Kota Padang ke Padang Pariaman," ungkap Ketua Komisi II Arkadius Dt Intan Bano yang didampingi anggota Komisi II Jefry usai menggelar rapat dengar pendapat di ruang Bamus Gedung DPRD setempat, Senin (23/12/2019). 

Arkadius juga menyebutkan, DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasannya perlu menginventarisir berbagai persoalan seperti berapa rumah yang sudah diberi stiker oleh Pemko Padang. Termasuk anggaran yang dikucurkan di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

Hal ini menurut Arkadius sangat penting, terlebih mengingat waktu tersisa dan sejumlah permasalahan yang sudah banyak diurai dalam rapat dengar pendapat dengan Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

"Termasuk persoalan miskomunikasi antara Gubernur Sumbar dan Walikota yang terjadi pasca penetapan Kota Padang Tahun 2017 lalu sebagai tuan rumah Penas Tani dan Nelayan ke XVI Juni 2020, ke depan hal ini tentu dihindari," terang Arkadius.

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat Walikota Padang yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Amasrul menegaskan, secara keseluruhan, Kota Padang sudah sangat siap menggelar agenda nasional tersebut. Buktinya, anggaran sudah digelontorkan, lahan sudah disiapkan, termasuk penginapan dan 17 titik parkir peserta.

"Tetapi ternyata kemudian dialihkan ke Kabupaten Padang Pariaman, kita tidak mempermasalahkannya, karena memang masih di Sumbar. Hanya yang perlu jadi adalah masyarakat yang sudah memberikan dukungan guna menyukseskan Penas KTNA," ujar Amasrul.

Sementara Bupati Padang Pariaman diwakili Kepala Bapeda Ali Amran menyebutkan, kesepakatan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman adalah menyukseskan Penas Tani dan Nelayan di Sumbar.

Untuk pembukaan dilaksanakan di Kabupaten Padang Pariaman dan penutupan di Kota Padang. Pembukaan dilangsungkan di sekitaran kompleks Islamic Centre Asrama Haji Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.

Ia juga menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga mengalokasikan dana 250 Juta untuk jalan ke lokasi ditambah dengan dana kementerian dan provinsi.

Turut hadir dalam kesempatan itu Asisten I Setdaprov Sumbar Benny Warlis, Kepala Dinas Pertanian Sumbar Chandra, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat beserta Kepala Bapeda Medi Iswandi, Kepala BPKA Andri Yulika, Dirut PDAM Padang Hendra Febrizal, dan Kepala Dinas Pertanian Padang Pariaman Yurisman (uki) 

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER