PADANG, (GemaMedianet.com) | Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Padang kembali memicu terjadinya pohon tumbang. Kali ini, sebuah pohon jenis Lansano tumbang dan menimpa sebuah warung milik warga di Jalan Taman Siswa, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (16/5/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.
Batang pohon dengan panjang mencapai 8 meter dan diameter sekitar 30 sentimeter tersebut patah pada bagian pangkalnya akibat tidak kuat menahan terpaan angin. Material pohon langsung ambruk ke arah atap warung setempat, menimbulkan kepanikan warga di sekitar kawasan padat aktivitas tersebut.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Rescue Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kota Padang langsung bergerak cepat menuju lokasi. Di bawah komando langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) dan Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL), petugas langsung melakukan evakuasi menggunakan gergaji mesin (chainsaw).
"Begitu menerima informasi dari Pusdalops, tim rescue langsung kita luncurkan ke Jalan Tamansiswa. Fokus utama petugas adalah melakukan pemotongan cepat pada dahan dan batang pohon agar kerusakan pada bangunan warung tidak semakin parah," ujar laporan resmi BPBD Kota Padang, Sabtu siang.
Pastikan Korban Nihil
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang terjadi di awal akhir pekan ini. Petugas di lapangan memastikan seluruh material pohon berhasil dibersihkan sepenuhnya dalam waktu singkat, sehingga tidak sampai mengganggu arus lalu lintas di kawasan pendidikan dan kuliner tersebut.
Pihak Pusdalops BPBD Kota Padang kembali mengingatkan warga kota, terutama para pemilik usaha yang berada di bawah pohon peneduh jalan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem melanda.
Jika masyarakat melihat adanya pohon pelindung yang sudah lapuk atau rawan tumbang, diharapkan segera melapor melalui Call Center (0751) 778775 atau WhatsApp ke nomor 085891522181 agar bisa segera dilakukan pemangkasan preventif oleh dinas terkait. (mrh/gmn)
#Editor : RS Khadiva









0 comments:
Post a Comment