29 September 2021

Pemerintah Kota Payakumbuh adakan Audiensi Bersama Solidaritas Seniman Luak Limo Puluah




PAYAKUMBUH,  (GemaMedianet.com) --- Pengembangan kebudayaan dan pariwisata merupakan modal dalam menggerakkan pembangunan di daerah. Untuk itu, perlunya mengangkat budaya lokal yang selama ini terpendam. 

Harapan itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh Desmon Korina, S.IP, MM dalam Audiensi bersama Solidaritas Seniman Luak Limo Puluah (S2LLP) di Aula Disparpora, Rabu (29/9/2021). 

Untuk itu pemerintah sangat menaruh harapan agar S2LLP sebagai wadah insan seni di tengah-tengah masyarakat agar dapat berkolaborasi melakukan berbagai terobosan, inovasi, dan langkah-langkah ke depan untuk ikut membangun kemajuan Kota Payakumbuh.

"Berapapun anggaran yang tersedia, apabila peran masyarakat dalam mengangkat budaya lokal tidak ada, tidaklah ada artinya. Namun, apabila peran masyarakat itu ada dalam menumbuh kembangkan seni. Insya Allah, bisa terwujud," kata Desmon Korina.

Lebih lanjut, Desmon Korina mengatakan kesenian tradisional yang syarat dengan kekayaan muatan lokal harus diperhatikan, inovasi dan kreasi bisa dikembangkan dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya.

"Jangan ragu, silahkan manfaatkan segala fasilitas-fasilitas yang telah disediakan untuk komunitas-komunitas insan seni. Disparpora punya pentas dua unit di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah dan di Panorama Ampangan, juga bisa tampil di Area RTH. Jembatan Ratapan Ibu," pungkas Desmon Korina lagi.

Sementara itu, Ketua S2LLP Chandra Mahate berharap adanya sinergi bersama antara insan seni dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh.

Terutama dengan S2LLP, karena keberadaan S2LLP telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI. Serta didalamnya telah ada keterwakilan insan seni seperti Tari, Sakunag, Randai, Debus dan Sikek.

"Karena keberadaan S2LLP merupakan komunitas yang telah diakui pemerintah, semoga Dispapora dapat menyediakan anggaran khusus untuk insan seni sebagai wadah untuk membangkit budaya lokal sebagaimana yang diharapkan Kadisparpora.

Kemudian, dia juga mengharapkan semoga Disparpora dapat membuat himbauan atau edaran terhadap penampilan seni seluang. "No minuman keras, dan No senjata tajam," pinta Chandra Mahate.

Hadir dalam Audensi itu antara lain Sekretaris Disparpora Doni Saputra, S.Sos, Kabid Kebudayaan Riswandi, S.Pd, M.Pd dan Kasi Pembinaan Seni dan Budaya Eni Yuliatiningsih, A.Md. (CAN) 

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

POLDA SUMBAR


SUMATERA UTARA

KOMUNITAS


HUMANITY

KULINER


MENTAWAI


MANCANEGARA



IKLAN

IKLAN



TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Pariaman



HISTORIA

FACEBOOK - TWEETER



Artikel


INFO GEMPA





BUMD




IKLAN

IKLAN

Adv


KARIR