02 September 2020

Keutamaan Membaca Al-Qur'an


Oleh : Prof.Dr.H.Asasriwarni, MH
(Guru Besar Fakultas Syariah UIN IB
Padang)

(GemaMedianet.com— Orang yang membaca Al-Qur'an, selain akan memperoleh derajat sebagai golongan umat terbaik juga akan mendapatkan kebaikan terbesar di sisi Allah SWT.


بسم الله الرحمان الرحيم 
A. Dalil Rujukan :

1. Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut :

وعن عثمان بن عفان رضي الله عنه قال: قَالَ رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ)). رواه البخاري. 
Dari Utsman bin Affan Radhiyallahu'anhu, beliau berkata, 'Rasulullah ﷺ bersabda :  Yang terbaik diantara kalian ialah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya. (HR.  Al-Bukhari No. 5027)

2. Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut :

وعن عائشة رضي الله عنها قالت: قَالَ رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ)). متفقٌ عَلَيْهِ. 

Dari Aisyah Radhiyallahu 'Anha berkata bahwa, 'Rasulullah ﷺ bersabda sebagai berikut :  Orang yang membaca Al-Qur'an dengan mahir digolongkan bersama para malaikat yang mulia lagi baik. Dan orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata dan kesulitan, ia mendapatkan dua pahala. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

B. Pelajaran yang dapat dipetik dari hadits tersebut adalah :

1. Al-Qur'an mendatangkan keutamaan luar biasa bagi yang membacanya :

Betapa besar keutamaan yang didapat oleh orang yang membaca, belajar atau mengajarkan Al-Qur'an.

Asy-Syaikh Faishal bin Abdil Aziz alu Mubarak Rahimahullah menerangkan sebagai berikut :

في هذا الحديث: أكبرُ فضيلةٍ لمن حفظ القرآن وعمل به، وعلمه النَّاس

Dalam hadits ini terdapat penjelasan tentang keutamaan terbesar bagi penghafal Al-Qur'an, yang mengamalkannya, dan yang mengajarkannya kepada orang-orang. (HR. Tathriz dalam Riyadhus Shalihin, hlm. 579)

2. Al-Qur'an akan mengangkat ke Derajat Shiddiqin bagi pembacanya :

Orang yang membaca, belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya dengan ikhlas karena Allah SWT, niscaya akan mendapat karunia sebagai Shiddiqin.

Asy-Syaikh Ibnu Kamal Basya menyatakan sebagai berikut :

لا بد من تقييد التعلم والتعليم بالإخلاص، ومن أخلصهما وتخلق بهما؛ دخل في زمرة الصديقين

Amalan belajar dan mengajarkan (Al-Qur'an) di sini harus diikat dengan syarat ikhlas. Barangsiapa yang ikhlas dalam melakukan dua hal ini, niscaya ia tergolong ke dalam golongan para Shiddiqin, yakni golongan yang senantiasa meyakini semua yang dikabarkan oleh Allah dan Rasul-Nya. (Al-Fawa'id Al-Mutra'ah Al-Hiyadh fi Syarh Kitab ar-Riyadh, IV/605)

3. Pelajaran lain yang tidak kalah utamanya.

Selain dua pelajaran tersebut di atas, dengan membaca Al Qur'an, akan diperoleh keutamaan sebagaimana yang disampaikan oleh Asy-Syaikh Muhammad Ali Adam Al-Ityubi Hafizhahullah berkata sebagai berikut : 
في فوائده:
١ - (منها): الحثّ على حفظ القرآن، وإتقانه، وبيان علوّ منزلة من فعل ذلك.
٢ - (ومنها): بيان فضل الماهر بالقرآن.
٣ - (ومنها): بيان مضاعفة أجر من يتتعتع بالقرآن بسبب كثرة نصبه، وشدّة معاناته؛ إذ الثواب على قدر النصب، فقد قال النبيّ -صلى اللَّه عليه وسلم- لعائشة -رضي اللَّه عنها- في عمرتها: "إن لك من الأجر على قدر نصبك، ونفقتك"، رواه الحاكم، وقال: صحيح على شرطهما، وهو كما قال

Keutamaan yang dimaksud terdiri dari : 
a. Dorongan untuk menghafal Al-Qur'an dan memantapkannya. Dalam hadits juga berisikan penjelasan tentang tingginya kedudukan mereka yang mengamalkan hal tersebut. 
b. Keutamaan orang yang mahir dalam membaca Al-Qur'an. 
c. Hadits ini menjelaskan, bahwa pahala orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata dilipatgandakan, hal itu dikarenakan kepayahan dan kesulitannya (dalam membaca). Sebab ukuran pahala tergantung kadar kesulitan.

Nabi Muhammad ﷺ bersabda kepada Aisyah Radhiyallahu 'Anha ketika sedang berumrah, yakni : Kamu mendapatkan pahala sesuai kesulitan yang kamu hadapi dan biaya yang kamu keluarkan. (HR. Al-Hakim, beliau mengatakan : Hadits shahih sesuai syarat Al-Bukhari dan Muslim dan (status hadits ini) seperti yang al-Hakim sampaikan." (Al-Bahr Al-Muhith ats-Tsajjaj, XVI/304)
 رب زدني علما 
 بارك الله فيك
(*)

0 komentar:

Post a Comment

Iklan

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN KPU

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER