02 September 2020

Musa Rajekshah Terkesan dan Penuh Perjuangan Hadiri Haul ke-84 Tuan Guru Air Hitam


LABURA, (GemaMedianet.com— Musa Rajekshah mengungkapkan perjalanannya menghadiri peringatan Haul ke-84 Tuan Guru Air Hitam Syekh H Abdul Qodir Lahum sangat berkesan dan penuh perjuangan. Perjalanan dari Aek Kanopan menuju lokasi Makam Tuan Guru Air Hitam memakan waktu sekitar empat jam dengan jarak tempuh 50 km.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah saat menghadiri peringatan Haul ke-84 Tuan Guru Air Hitam Syekh H Abdul Qodir Lahum di Komplek Pemakaman Tuan Guru Air Hitam, Dusun Air Hitam Desa Kelapa Sebatang Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Senin (31/8/2020).

Menurut Wagub, hal itu disebabkan infrastruktur jalan yang kerusakannya cukup parah. Diakuinya, perjalanan ini sekaligus untuk melihat kondisi jalan bersama Bupati Labura Khairuddin Syah.

“Tadi sepanjang jalan tak sampai-sampai. Lihat waktu, sudah dua jam, tak sampai juga. Awalnya satu mobil dengan Pak Bupati, saya nyetir sendiri. Udah dua jam setengah, tak juga sampai, akhirnya saya gantian, driver yang bawa. Kilometer mobil masih menunjukan sekitar 35 km. Jalannya pun bukan enak. Masih enak lagi tadi naik sampan. Naik mobil tadi terguncang-guncang kali. Tapi saya yakin, Allah menakdirkan kehadiran kami di sini pasti Allah punya tujuan,” ujar Ijeck, sapaan akrab wagub yang disambut riuh tangan masyarakat yang hadir.

Untuk itu, Ijeck meminta kepada Bupati Labura segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. “Pertama tadi saya ngomong sama Pak Bupati, bagaimana jalan ini. Kata beliau, tak sanggup Pemkab untuk memperbaiki jalan ini. Saya bilang tadi langsung sama Kadis Bina Marga Sumut bagaimana caranya. Kalau pun uang tak cukup, kami cobalah nanti untuk sampaikan ke Gubernur Sumut supaya disampaikan ke Kementerian Pekerjaan Umum agar bisa bantu jalan ini. Mohon bantu doa bapak ibu sekalian,” jelas Ijeck.

Dirinya menambahkan, agar Bupati Labura bisa segera mengirimkan surat kepada Gubernur Sumut terkait permohonan perubahan status jalan menjadi jalan provinsi. Supaya perbaikan jalan ini bisa dilakukan Pemprov Sumut dan diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum. “Kalau dari bupati saja tak bisa ini. Semoga cepat bisa kita perbaiki,” jelas Ijeck.

Dari penjelasan Tuan Guru Air Hitam Hasan Maksum, Ijeck bisa membayangkan bagaimana dulu beliau membuka Dusun Air Hitam ini, melihat kondisi medan yang lumayan berat. 

“Tadi disampaikan juga bagaimana Tuan Guru Air Hitam pertama Syekh H Abdul Qodir Lahum membuka daerah ini 84 tahun yang lalu. Saya bayangkan, sekarang ini sudah ada jalan, kita mikir tak sampai-sampai, bagaimanalah orangtua kita dulu membuka daerah ini. Sekarang ada jalan, kalau dulu tak ada. Masya Allah, luar biasa Tuan Guru ini,” ujar Ijeck.

Untuk itu, perjuangan Tuan Guru Air Hitam, menurut Ijeck harus diingat dengan baik melalui peringatan haul ini. 

"Kita hadir untuk memperingati Haul ke-84 Tuan Guru kita Syekh Abdul Qodir Lahum. Haul ini sebenarnya bukanlah pesta-pesta. Kalau Tuan Guru kita mengadakan haul niatnya beramai-ramai kita berdzikir, berdoa, meminta kepada Allah diberikan kelapangan di alam barzah sana tuan guru kita. Insya Allah doa kita sampai,” ujar Ijeck.

Di hadapan Tuan Guru Air Hitam dan masyarakat, Wagub juga meminta agar ikut mendoakan Pemprov Sumut dan Kabupaten Labura khususnya.

“Doakan Gubernur kita Bapak Edy Rahmayadi, saya, Bapak Anggota DPRD Sumut, Bapak Bupati, saling doa mendoakan, agar kiranya waktu yang diberikan di dunia ini dalam kehidupan ini bisa bermanfaat untuk anak cucu saudara dan masyarakat kita semua. Kita bangun ukhuwah Islamiyah kita, semakin erat semakin baik. Kita tunjukkan bahwa kita umat Islam adalah umat yang rahmatan lilalamin,” tutup Ijeck.

Bupati Labura Khairuddin Syah berterima kasih atas kehadiran Wagub Sumut Musa Rajekshah yang telah hadir ke Labura. “Mudah-mudahan, kedatangan Wagub bisa membawa berkah untuk Sumatera Utara khususnya Labura dan Kualuh Leidong,” ujar pria yang akrab disapa Haji Buyung.

Senada dengan Wagub, Haji Buyung mengakui dalam kunjungan ini sekaligus untuk melihat infrastruktur jalan menuju Desa Kelapa Sebatang. Haji Buyung berharap agar kiranya jalan ini bisa berubah statusnya menjadi jalan provinsi agar bisa segera diperbaiki.

Hari ini kedatangan Pak Wagub ke sini karena memenuhi undangan langsung dari Tuan Guru Air Hitam Drs. Hassan Maksum, MA sekaligus ingin meninjau jalan dari Simpang Tanjung Pasir menuju Kualuh Leidong harapannya agar jalan ini bisa berubah statusnya menjadi jalan Provinsi.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran beliau langsung ke sini, bisa membawa perubahan untuk memperbaiki infrastruktur jalan di sini, kita doakan bersama, aamiin,” ujar Bupati.

Tuan Guru Air Hitam Ketiga Hassan Maksum, mengapresiasi kehadiran Wagub Musa Rajekshah yang telah hadir dalam acara Haul ke-84 Tuan Guru Air Hitam pertama Syekh Abdul Qodir Lahum. Pada kesempatan ini, dikatakan Tuan Guru, ini adalah kali pertama Wagub Sumut menginjakkan kakinya di Air Hitam tepatnya di makam Tuan Guru Air Hitam yang pertama.

“Saya undang langsung beliau ini, dengan hadir ke Rumah Dinasnya di Medan. Alhamdulilah, Pak Ijeck ini bisa hadir juga kehadapan kita semua dalam memperingati Haul Tuan Guru Air Hitam Pertama,” ujar Hasan Maksum.

Usai acara, bersama rombongan yang hadir diantaranya Walikota Tanjungbalai Syharial, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, OPD Pemkab Labura, Sekretaris MUI Sumut Ardiansyah, tokoh agama dan masyarakat sekitar berziarah ke makan Tuan Guru Air Hitam lalu dilanjutkan makan siang bersama.

#Red : Uki Ratlon l Humas Sumut 

0 komentar:

Post a Comment

Iklan

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN KPU

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER