30 October 2019

Retribusi Naik 600 Persen, Pedagang Pasar Aur Kuning Bukittinggi "Desak" DPRD Sumbar


PADANG, (GemaMedianet.com— Puluhan perwakilan pedagang Pasar Aur Kuning, Bukittinggi mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (29/10/2019).

Kedatangan pedagang guna menyampaikan aspirasi sekaitan kenaikan retribusi 600 Persen yang dinilai sangat memberatkan para pedagang.

Dalam penyampaian aspirasi tersebut, para pedagang yang didampingi Ketua Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang Sumbar, Boy Lestari disambut Ketua DPRD Sumbar, Supardi.

Di kesempatan itu Penasihat Persatuan Pedagang Aur Kuning (PPAK) Bukittinggi Rinaldo menuturkan, biaya retribusi untuk toko semula hanya Rp. 10.000 per meter per bulannya. Namun sejak diberlakukan Peraturan Wali Kota (Perwako) Bukittinggi tentang Retribusi pada Januari 2019 lalu, biaya retribusi toko melonjak tajam hingga Rp.60.000 per meter per bulannya.

"Biaya retribusi naik cukup tinggi hingga menjadi 600 persen. Kondisi ini bisa membunuh para pedagang," kata Rinaldo.

Sementara, Ketua Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang Sumbar, Boy Lestari Dt Palindih berharap apa yang menjadi aspirasi pedagang dapat diterima dan diperjuangkan oleh wakil rakyat di DPRD Sumbar.

Menurutnya, para pedagang sebelumnya sudah berjuang menemui Wali Kota Bukittinggi dan DPRD setempat, namun belum membuahkan hasil.

Apalagi dalam Perwako itu, sebut Boy Lestari, selain memberlakukan kenaikan tarif, Pemko Bukittinggi juga mengubah status toko dari hak guna bangunan menjadi hak sewa.

Walhasil, kartu kuning sebagai tanda pengguna hak bangunan tidak lagi bernilai karena tidak dapat dijual kepada pihak lain dan dijadikan agunan ke bank.

Di kesempatan itu, Ketua DPRD Sumbar Supardi mengapresiasi langkah pedagang pasar yang terus memperjuangkan aspirasinya.

"Aspirasi yang diterima hari ini akan kita pelajari lebih dahulu disertai dokumen terkait persoalan yang ada untuk ditindaklanjuti," kata Supardi.

Ia menegaskan, DPRD sangat serius terhadap aspirasi masyarakat pedagang dan akan menindaklanjutinya bersama gubernur.

Selain itu juga berkoordinasi dengan komisi terkait dan anggota dewan dari Dapil Bukittinggi-Agam, serta melakukan kunjungan lapangan.

"Dengan demikian DPRD dapat mengetahui kondisi yang sebenarnya," tukas Supardi.

0 komentar:

Post a Comment

Iklan

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN KPU

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER