PADANG, (GemaMedianet.com) | Terobosan besar dalam pelayanan publik kembali hadir di Sumatera Barat (Sumbar). Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar resmi memperkenalkan Samsat KiosK, sebuah inovasi digital yang memungkinkan masyarakat membayar pajak kendaraan tahunan tanpa harus melampirkan KTP pemilik pertama.
Inovasi ini diresmikan langsung oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, dalam acara Soft Launching di pelataran outdoor Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (10/5/2026). Hadir dalam kesempatan itu Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, jajaran pimpinan Bapenda, Dirlantas Polda Sumbar, Jasa Raharja, Bank Nagari, serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot menegaskan bahwa Samsat KiosK adalah jawaban Polri atas tuntutan pelayanan yang cepat, mudah, dan modern. "Kita ingin menghadirkan kemudahan nyata. Masyarakat harus merasakan pelayanan yang praktis tanpa hambatan birokrasi yang kaku," tegas jenderal bintang dua tersebut.
Menariknya, Kapolda memberikan instruksi khusus agar penempatan unit KiosK ini tidak eksklusif di kantor polisi atau instansi pemerintah saja. Ia meminta layanan ini "jemput bola" ke pusat keramaian.
“Tolong KiosK ini jangan dipasang di kantor-kantor yang ‘bikin serem’ atau membuat orang malas datang. Tempatkan di area publik yang ramai, namun tetap menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pinta Kapolda disambut antusias tamu undangan.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya akurasi data untuk mengoptimalkan sektor pajak, mengingat kontribusinya mencapai 70 persen terhadap pendanaan pembangunan daerah. Ia juga mendorong sinergi hingga ke tingkat terendah, yakni Nagari dan Desa.
Sebagai pemacu semangat, Irjen Pol Gatot mengusulkan adanya reward bagi Nagari yang warganya paling taat pajak. "Tadi sudah ada opsi hadiah seperti umroh, kendaraan, hingga emas. Ini penting untuk memotivasi kedisiplinan wajib pajak di tingkat akar rumput," tambahnya.
Tidak hanya soal pajak, mantan petinggi Polri ini juga menantang jajaran Dirlantas dan Bapenda untuk melahirkan terobosan (breakthrough) setiap bulannya. Ke depan, lokasi Samsat KiosK diharapkan bisa menjadi pusat edukasi multifungsi, mulai dari kampanye keselamatan berlalu lintas hingga sosialisasi Kampung Bebas Narkoba.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi ini. Ia menilai digitalisasi layanan Samsat akan berbanding lurus dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya kembali dinikmati masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan.
Acara ditutup dengan peninjauan langsung unit KiosK oleh Kapolda dan Gubernur. Layanan ini direncanakan akan segera menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk memastikan pemerataan akses layanan modern bagi seluruh warga Ranah Minang. (rsd/gmn)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment