BEKASI, (GemaMedianet.com) | Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, memastikan jajarannya tetap dalam posisi siaga penuh untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Hingga Kamis (19/3/2026) dini hari, tercatat sebanyak 42 persen dari total prediksi kendaraan pemudik telah resmi meninggalkan wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Data tersebut dihimpun melalui Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, yang menjadi urat nadi pemantauan arus mudik nasional tahun ini.
Puncak Mudik dan Antisipasi Arus Susulan
Irjen Agus menuturkan bahwa puncak arus mudik kemungkinan besar telah terjadi pada Rabu (18/3) malam, dengan volume mencapai 250 ribu kendaraan yang keluar dari ibu kota. Meski sempat terjadi kepadatan, situasi di jalur tol dilaporkan tetap terkendali berkat rekayasa lalu lintas yang dinamis.
"Sudah hampir 42 persen yang meninggalkan Jakarta. Kalau dilihat dari persentasenya, masih ada sekitar 58 persen yang belum bergerak. Inilah yang tetap harus kami antisipasi pada tanggal 19 dan 20 Maret besok," ujar Irjen Agus.
Pengamanan Malam Takbiran & Salat Id
Selain fokus pada jalur mudik, Korlantas Polri mulai mematangkan rencana pengamanan untuk kegiatan keagamaan di titik-titik tujuan mudik. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk tidak hanya menjaga kelancaran jalan tol, tetapi juga mengatur titik-titik keramaian saat perayaan malam takbiran dan lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri.
"Kita kelola terus dari tanggal 19 sampai 20 Maret. Kami juga mempersiapkan pengamanan untuk malam takbiran dan pelaksanaan Salat Id agar semuanya berjalan tertib dan khidmat," tuturnya.
Pesan untuk Pemudik
Kakorlantas mengimbau kepada 58 persen pemudik yang baru akan berangkat untuk tetap menjaga kebugaran fisik dan memastikan kelaikan kendaraan. Mengingat sebagian besar arus sudah berada di perjalanan, potensi perlambatan di titik-titik rest area dan pintu keluar tol tetap menjadi perhatian utama petugas di lapangan. (rsd)









0 comments:
Post a Comment