PRAKIRAAN CUACA

eqmap

09 February 2026

Reses di Ulak Karang, Albert Hendra Lukman : Anggaran Sumbar Diprioritaskan untuk Penanganan Pascabencana



PADANG, (GemaMedianet.com) | Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Albert Hendra Lukman, memberikan penjelasan komprehensif terkait kondisi fiskal daerah dalam kegiatan Reses Perseorangan Masa Sidang Kedua Tahun 2025/2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan, Ulak Karang, Kota Padang, Minggu (8/2/2026).

Albert mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan efisiensi besar-besaran. Khusus untuk Sumatera Barat, anggaran tidak sekadar dipangkas, melainkan dialihkan secara masif untuk penanganan dampak bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Kondisi Sumatera Barat yang tengah berduka akibat banjir bandang membuat arah kebijakan anggaran berubah. Albert meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan kebutuhan mendesak di wilayah yang terdampak bencana.

"Saat ini Sumatera Barat dalam kondisi berduka. Anggaran lebih diprioritaskan untuk penanganan banjir. Saya minta bapak-ibu segera melaporkan apa saja kebutuhan jika ada wilayah yang terdampak bencana agar bisa kita kawal," ungkap Albert.

Dampak dari realokasi anggaran bencana sempat membuat program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) terkait bedah rumah terhenti. Namun, Albert memastikan perjuangan untuk hunian layak tetap berjalan melalui sinergi dengan pemerintah pusat.

Melalui Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar sekaligus Anggota DPR RI, Alex Indra Lukman, usulan bedah rumah kembali didorong ke tingkat nasional.

Catatan Penting Program Bedah Rumah

Target awal terdapat data 1.000 calon penerima yang diajukan pada tahun 2024. Hasilnya, saat ini kuota tersedia untuk 500 orang penerima manfaat setelah melalui seleksi ketat. Nilai bantuan sebesar Rp20 juta per unit (dikategorikan sebagai bantuan perbaikan, bukan membangun rumah dari nol).

Sementara larangan lokasi bahwa bantuan tidak dapat direalisasikan untuk rumah yang berdiri di atas Fasilitas Umum (Pasum) dan Fasilitas Sosial (Pasos).

Penundaan Pembangunan Jembatan

Terkait aspirasi pembangunan fisik lainnya seperti jembatan, Albert meminta masyarakat untuk bersabar. Saat ini pemerintah provinsi sedang memfokuskan sumber daya pada perbaikan alur sungai guna meminimalisir risiko banjir susulan yang lebih besar.

"Efisiensi ini menuntut kita menentukan skala prioritas. Perbaikan alur sungai adalah benteng pertama agar pemukiman warga tidak kembali terendam," pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh konstituen dari berbagai wilayah di Kota Padang yang antusias berdialog mengenai keberlanjutan bantuan sosial dan pembangunan di tengah tantangan bencana alam. 

#Editor : Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment

SOLOK SELATAN

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive