01 November 2022

Era Industri 4.0, Evi Yandri Dorong Perguruan Tinggi Lebih Aktif Digitalisasi Buku dan Bahan Ajar



PADANG, (GemaMedianet.com| Perkembangan teknologi di era Industri 4.0 menuntut perguruan tinggi untuk terus berinovasi, terutama dalam bidang pembelajaran.

Sebagai upaya mendorong perguruan tinggi lebih aktif dalam pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran serta digitalisasi buku, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Evi Yandri Rajo Budiman menyelenggarakan Diseminasi Hasil Kelitbangan dengan tema "Digitalisasi buku dan bahan ajar perguruan tinggi".

Kegiatan yang digelar dalam bentuk diskusi panel tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Senin (31/10/2022) pagi.

Kegiatan ini juga terselenggara berkat kerjasama Anggota DPRD Sumbar Evi Yandri dengan Balitbang Sumbar dan STISIPOL.

Politisi Partai Gerindra ini dikenal lebih memiliki perhatian terhadap pemecahan berbagai persoalan di tengah masyarakat yang berasal dari hasil penelitian dari kalangan perguruan tinggi dan Balitbang. 

Oleh karena itu dari sejumlah kegiatan yang ia selenggarakan sepanjang tahun ini, berasal dari dukungan pokok-pokok pikirannya (pokir) sebagai Anggota DPRD Sumbar.

"Seperti halnya kegiatan yang diselenggarakan kali ini dalam bentuk Diseminasi Hasil Kelitbangan dengan mengangkat tema "Digitalisasi buku dan bahan ajar perguruan tinggi", ungkap Dr. Silsila Asri, S.IP, MA saat mewakili Evi Yandri membuka kegiatan Diseminasi Hasil Kelitbangan dihadapan peserta yang berasal dari utusan perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Padang ini.

Dr. Silsila Asri melanjutkan, perkembangan teknologi di era Industri 4.0 berbagai aspek dalam kehidupan telah bergerak ke sistim digitalisasi. Selain menghemat biaya, juga memudahkan penyebarluasan informasi. 

Seperti di bidang hukum misalnya, sudah banyak peraturan perundangan-undangan yang digitalisasi, sehingga memudahkan masyarakat untuk lebih cepat mengetahui dan mengakses informasi.

“Jika generasi dahulu, lebih gampang membaca buku. Namun berbeda dengan generasi sekarang, yang justru lebih gampang membaca melalui gadget," kata

Begitu juga dengan perguruan tinggi dituntut untuk terus berinovasi, seperti dalam bidang pembelajaran, pembuatan atau menerbitkan buku karya sendiri dan sebagainya. 

Senada, narasumber yang berasal dari UMSB Press, Veni juga mengatakan, perkembangan teknologi informasi terutama komputer dan perangkat terkait lainnya membawa dampak yang sangat positif dalam kegiatan di perguruan tinggi.

Dia mencontohkan, pembuatan buku dan bahan ajar bagi staf pengajar di perguruan tinggi di era sekarang ini tak lagi begitu sulit.  Tinggal lagi kemauan, karena berbagai sumber yang diingini dan mendukung penulisan begitu mudahnya didapat di era kekinian.

"Untuk buku dan bahan ajar bisa dengan memanfaatkan hasil disertasi kita sendiri misalnya," tuturnya. 

Begitu juga untuk pembuatan buku, bahkan yang lebih sederhana lagi dalam bentuk monograf cukup dengan memuat minimal 50 lembar halaman, kita sudah punya buku karya sendiri, ulasnya.

UMSB Press dapat menjembatani para staf pengajar perguruan tinggi untuk menerbitkan buku. "Harga cukup bersaing dan ekonomis," ucapnya sedikit promosi.

Sementara Narasumber lainnya, Bunga Baktitama, Dosen STISIPOL Imam Bonjol Padang ini menyatakan, kehadiran teknologi informasi harus diterima dan dimanfaatkan sebagai tuntutan terhadap mutu dan jumlah layanan, tuntutan terhadap efisiensi waktu dan keragaman informasi yang dikelola, serta kebutuhan akan ketepatan dan kecepatan layanan informasi.

"Selama Pandemi COVID-19 dua tahun terakhir cukup menjadi alasan berkembangnya digitalisasi. Para guru ketika itu "dipaksa" untuk meng-online-kan kelas, karena seluruh siswa di rumah saja akibat pembatasan," tuturnya.

Mengutip dari George Couros, teknologi memang tidak bisa menggantikan guru, tetapi teknologi di tangan guru yang baik akan menjadi transformasi, tukasnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab dan terlihat peserta penuh antusias memberikan pertanyaan bagi masing-masing narasumber.

(mz)

0 comments:

Posting Komentar

Advertisement

loading...


eqmap

SUMATERA UTARA

JMSI

JMSI

Mario Syahjohan

Mario Syahjohan

POLDA SUMBAR

KOMUNITAS

KULINER

MENTAWAI

MANCANEGARA


Remaja dan Prestasi

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Rantau

HISTORIA



FACEBOOK - TWEETER


Artikel


BUMN


Khazanah






Adv