13 Desember 2021

Mimpi Rahma N Jadi Abdi Negara Kandas Akibat Dualisme Informasi Panitia Seleksi CPNS



PADANG, (GemaMedianet.com| Mimpi Rahma N menjadi abdi negara sebagai ASN di Kabupaten Bengkalis pupus sudah. Dia dinyatakan gugur oleh panitia penyelenggara ujian di UPT BKN Padang dengan alasan terlambat hadir.

Menurut Rahma N, sebenarnya dirinya telah datang hadir di lokasi ujian sesuai dengan jadual yang telah ditentukan dalam lampiran pengumuman Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bengkalis Nomor : 811/BKPP-PMP/2021/3496, tanggal 24 November 2021 yang dia terima. 

"Dalam lampiran itu tertulis dengan sangat jelas bahwa untuk ujian sesi III diadakan Sabtu, tanggal 11 Desember 2021 Pukul 13.30-14.00 WIB, di ruang 1 lokasi UPT BKN Padang," terang Rahma N di lokasi ujian di kawasan GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Sabtu (11/12/2021).

Sayangnya, Kantor UPT BKN Padang sebagai penyelenggara ujian juga menetapkan sendiri jadual pelaksanaan ujian tersebut pada Pukul 13.00-13.30 WIB. Bahkan, perubahan itu tanpa ada pemberitahuan lebih dahulu kepada peserta ujian. 

"Panitia telah menetapkan pelaksanaan ujiannya pada pukul 13.00-13.30 WIB, dan kepada peserta diwajibkan datang 90 menit sebelum pelaksanaan tes, karena itu sudah sesuai dengan tatib pelaksanaan," jelas Fahriza, Kepala UPT BKN Padang kepada awak media di lokasi ujian, Sabtu (11/12).

Ketika disampaikan tentang Lampiran Pengumuman Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bengkalis, Nomor : 811/BKPP-PMP/2021/3496, tanggal 24 November 2021 bahwa untuk ujian sesi III diadakan Sabtu, tanggal 11 Desember 2021 Pukul 13.30-14.00 WIB, di ruang 1 lokasi UPT BKN Padang. 

Begitu juga pada poin ke-13 menerangkan bahwa, setiap informasi resmi yang terkait dengan seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2021, hanya dapat dilihat melalui website https://sscansn.bkn.go.id dan https://bkpp.bengkaliskab.go.id.

"Barusan saya cek di websitenya, iya benar itu," sampai Fahriza membenarkan pengumuman tersebut, setelah membuka link website dimaksud. 

Fahriza juga menambahkan, bahwa di tata tertib yang disampaikan BKPP Bengkalis di point 1 juga mewajibkan peserta hadir 90 menit sebelum jadwal ujian.

"Jadi, kenapa saya dinyatakan gugur padahal masih dalam tenggat waktu 90 menit menjelang pelaksanaan ujian (pukul 13.30-14.00 WIB) yang dikeluarkan oleh BKPP Bengkalis," sahut Rahma N dihadapan Fahriza. 

Bahkan untuk mengikuti ujian tersebut, kata Rahma N lagi, dirinya sempat menjalani pemberkasan sampai pindai wajah. Dan sampai pelaksanaan ujian akan berlangsung, pengumuman Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bengkalis itu belum ada perubahan. 

"Hingga kini sampai pelaksanaan ujian, jadual tersebut tidak pernah berubah," ungkap Rahma penuh tanya masih dihadapan Fahriza.

Lilik M, S.Pd salah seorang pemerhati sosial di Padang, melalui pesan WhatsApp-nya Minggu (12/12) menyebutkan, bahwa hal itu adalah kejadian yang luar biasa. Karena dapat merubah "arah hidup" seseorang, dengan hilangnya kesempatan untuk meniti karier di jalur pegawai negeri. 

Maka sejatinyalah, sebut Lilik, setiap Kantor UPT BKN sebagai penyelenggara ujian agar dapat berkoordinasi dengan semua instansi penyedia formasi bagi CPNS. 

"Ini penting dilakukan untuk menjaga hal seperti itu tidak terulang kembali, karena cukup merugikan bagi peserta," tukasnya. (ha)

0 comments:

Posting Komentar

Advertisement

loading...


eqmap

SUMATERA UTARA

JMSI

JMSI

Mario Syahjohan

Mario Syahjohan

POLDA SUMBAR

KOMUNITAS

KULINER

MENTAWAI

MANCANEGARA


Remaja dan Prestasi

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Rantau

HISTORIA



FACEBOOK - TWEETER


Artikel


BUMN


Khazanah






Adv