02 November 2020

UMSB Terapkan SIAK, Pacu Digitalisasi Berkemajuan di Tengah Pandemi COVID-19



PADANG, (GemaMedianet.com) — Dunia kampus juga ikut merasakan dampak Pandemi Corona Virus Desease-2019 (COVID -19). Diantaranya proses belajar mengajar yang sebelumnya langsung, sekarang diantisipasi dengan menerapkan Sistem Informasi Akademis (SIAK), seperti yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB). 

Demikian disampaikan oleh Rektor UMSB, Dr. Riki Saputra, MA saat bincang-bincang dengan media ini di ruang kerjanya, Senin (26/10/2020).

Rektor muda ini menyebutkan, penerapan SIAK ini agar proses belajar dapat terus berlanjut. UMSB tidak ingin kondisi pandemi COVID-19 ini menjadi penghambat aktifitas.

"Nah, dengan kondisi sekarang ini banyak hikmah yang dapat kita petik dibaliknya, yakni jangan pernah patah arang kita mesti menyesuaikan," ujarnya.

Menurut Riki, apa-apa agenda yang telah direncanakan dan disusun sebelum pandemi COVID-19, mestinya tetap dilakukan dengan mengurangi porsi, dengan tidak harus mengurangi arti sesungguhnya. Yakni dengan menyesuaikan dan tetap mengacu pada aturan protokol kesehatan.

Ia melanjutkan, diantara hikmahnya yang lain, yakni mempercepat visi-misi dan akselerasi perguruan tinggi (UMSB) menuju era informasi digitalisasi 4.0.

Selain itu, juga percepatan dan mempermudah segala proses serta aktifitas kampus dengan sistem digitalisasi yang berkemajuan, tukas Riki.

Dijelaskan Riki, input positifnya penguatan kelengkapan IT di seluruh sektor dan fakultas berbasis teknologi digital.

Masih kata Riki, yang semulanya jaringan WiFi hanya lantai I gedung rektorat saja. Namun, saat ini seluruh gedung di lingkungan kampus termasuk lantai 3, Hall UMSB dan asrama mahasiswa dipasang jaringan WiFi.

Riki melanjutkan, proses pendafaran mahasiswa baru tahun 2020 ini ternyata lebih dari 3000-an yang mendaftar via online. Artinya, dunia digitalisasi sangat masuk di zaman milenial ini.

Khusus bagi dosen memiliki akun, mahasiswa juga memiliki akun dan SIAK ini bisa diakses non stop 24 jam. Mulai dari pembayaran uang kuliah, dan pembiayaan lainnya.

"Dengan demikian, tidak ada lagi uang tunai," imbuh Doktor  Filsafat ini.

Begitu juga pengisian absensi, pengiriman bahan ajar, pengembalian tugas, evaluasi. Kemudian, pengiriman UTS, UH, dan UAS. Semuanya, sudah melalui sistem SIAK.

"Dengan multi fungsi itu, tentu kita berharap tidak ada kendala. Oleh karena itu dalam prosesnya tahap demi tahap kita terus melakukan penyempurnaan jaringan IT dan sistem pembelajaran melalui sistim SIAK ini," terangnya.

Terakhir, Riki Saputra menambahkan, khusus bagi mahasiswa yang tidak terjangkau jaringan internet namun masih bisa memakai jaringan provider lainnya, diberikan sistim via sms atau email.

"Kita semua berharap dan berdo'a semoga pandemi COVID-19 ini sesegara mungkin enyah dari bumi pertiwi dan Ranah Minang, sehingga kita kembali bisa beraktifitas dalam situasi normal seperti sebelumnya," harap Riki sembari memanjatkan do'a. (hr1)

#Editor : Uki Ratlon

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN IKW RI

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

INFO GEMPA

KARIR