17 June 2020

Kejaksaan Negeri Sijunjung Pulihkan Keuangan Negara

Penyerahan Uang Negara Oleh Direktur PT Satria Multi Lestari di Ruangan Kerja Kejari Sijunjung (Foto : GMN/Ist) 

SIJUNJUNG, (GemaMedianet.com— Kejaksaan Negeri Sijunjung kembali selamatkan uang negara, kali ini sekaitan dengan denda keterlambatan dan kelebihan pada kegiatan pembangunan fisik oleh PT. Satria Lestari Multi. Penagihan dan pemulihan keuangan/kekayaan negara tersebut dilakukan pada hari ini, Rabu (17/6/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung melalui Bidang Datun, Fengki Andreas, SH menjelaskan kepada GemaMedianet.com, bahwa pemulihan dilakukan berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) Nomor : 900/317/SKK/NAKERTRANS-2020 tertanggal 13 Mei 2020, kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung selaku Pengacara Negara untuk melakukan penagihan dan pemulihan keuangan/kekayaan negara kepada pihak Ir. Salmi selaku Direktur PT. Satria Lestari Multi.

Ia menambahkan, penagihan yang dilakukan atas denda keterlambatan dan kelebihan pembayaran kegiatan pembangunan fisik pada Pekerjaan Pembangunan Pemukiman Transmigrasi Padang Tarok SP1 Tahun Anggaran 2018 sebesar 122.764.749,- (Seratus dua puluh dua juta tujuh ratus enam puluh empat ribu tujuh ratus empat puluh sembilan rupiah).

Baca Juga : Kejaksaan Negeri Sijunjung Terima Dari Bupati Yuswir Arifin

Hari ini, sebut Fengki Andreas, uang yang akan disetorkan ke kas negara melalui Bank Nagari sebanyak Rp.82.764.749,- (Delapan puluh dua juta tujuh ratus enam puluh empat tujuh ratus empat sembilan rupiah), dan sebelumnya Rabu (10/6) minggu kemarin telah disetorkan sebanyak Rp.40.000.000,- (Empat puluh juta rupiah) oleh Riko Arianto yang mewakili Ir. Salmi. 

"Jadi total yang telah disetorkan ke kas negara sebanyak Rp.122.764.749,- sesuai dengan jumlah denda keterlambatan dan kelebihan dalam kegiatan fisik yang dimaksud," imbuhnya.

Menurut Fengki, tidak semua persoalan harus disesaikan melalui jalur represif. 

"Adakalanya diselesaikan melalui jalur preventif," pungkasnya. (dm)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER