09 June 2020

Evi Yandri Rajo Budiman Mohonkan Wali Kota Padang Kucurkan Bantuan Tunai Covid-19 Tahap Dua

Evi Yandri Rajo Budiman (Foto : GMN/MaRah) 

PADANG, (GemaMedianet.com— Bantuan tunai Covid-19 yang dikucurkan pemerintah di masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Padang jelang Lebaran Idul Fitri 1441 H lalu, bak setetes air di tengah padang pasir.

Ada warga yang menerima bantuan tunai Covid-19 untuk dua bulan (April, Mei), dan ada yang menerima sementara satu bulan (Mei). Bantuan ini sebelumnya direncanakan diterima selama tiga bulan.

Namun adanya langkah Pemerintah Kota Padang untuk tak lagi mengeluarkan bantuan bagi warga yang terdampak Covid-19, khususnya dari dana APBD Padang, tak pelak mengundang keresahan di tengah masyarakat.

Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman menilai langkah Pemerintah Kota Padang  itu tidak lah bijak di tengah kondisi perekonomian yang masih melemah.

"Adalah tak bijak di tengah masa transisi ke New Normal yang diberlakukan di Kota Padang, dimana warga mulai bergerak untuk beraktifitas kembali namun tetap dengan mematuhi protokoler kesehatan Covid-19, terdengar kabar penghentian bantuan tunai Covid-19 dari Dinas Sosial Kota Padang," ungkap Politisi Partai Gerindra yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) I Kota Padang ini di Gedung DPRD Sumbar, Selasa (9/6/2020).

Terlebih lagi setelah PSBB, sebut Evi Yandri, pemerintah mengakhirinya dengan skenario New Normal, tujuannya agar perekonomian yang sempat melemah akibat dampak Covid-19 kembali bergairah.
 
Pasalnya, selama PSBB berlangsung tak sedikit warga yang terpaksa harus berada di rumah akibat pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Meski memang kondisi itu menjadi dilema bagi warga, yang selama ini menggantung hidupnya dengan beraktifitas di luar rumah. Di satu sisi adanya "momok" terjangkit virus Covid-19, sementara di sisi lainnya roda kebutuhan sehari-hari juga praktis harus dipenuhi.

Di masa transisi New Normal, lanjut Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar ini, tentu aktifitas perekonomian di Kota Padang belum terlalu pulih, sehingga warga yang mulai bergerak untuk menata kembali perekonomiannya masih berharap Pemerintah Kota Padang kembali mengucurkan bantuan tunai Covid-19.

"Apalagi di saat bersamaan, kebutuhan masyarakat terlihat cukup tinggi. Sehingga bantuan tunai itu masih tetap mereka harapkan. Sebut saja, kebutuhan anak sekolah jelang penerimaan siswa baru. Modal usaha bagi amai-amai (ibu-ibu) penjual sayur. Bagi penjual kue, penjual es keliling, lontong, pedagang kaki lima, dan usaha kecil lainnya," ulas Evi Yandri yang juga Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kuranji ini.

Untuk itu, sebagai Wakil Rakyat yang berasal dari Dapil I Kota Padang, Evi Yandri Rajo Budiman kembali memohon kepada Wali Kota Padang untuk segera mengucurkan bantuan tunai Covid-19.

"Saya mengetuk nurani Pemerintah Kota Padang untuk mengucurkan bantuan tunai Covid-19 tahap berikutnya, mari kita hilang keresahan warga dengan sedikit peduli dengan nasib mereka," mohon Evi Yandri. (uki)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER