PADANG, (GemaMedianet.com) | Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara resmi mengakhiri rangkaian pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 melalui agenda Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Barat. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota pada Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini merupakan tahap krusial sebelum BPK menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) final yang akan menentukan kualitas tata kelola keuangan ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Komitmen "Padang Amanah" dan Evaluasi Berkelanjutan
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa pemeriksaan oleh BPK adalah instrumen penting untuk memastikan penggunaan uang rakyat dikelola secara transparan.
Tindak Lanjut Cepat: Wali Kota menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera merespons dan memperbaiki catatan yang diberikan tim pemeriksa.
Pembenahan Sistem: Masukan dari BPK akan dijadikan bahan evaluasi untuk menyempurnakan tata kelola birokrasi agar selaras dengan visi "Padang Amanah".
Mengejar Rekor Opini WTP
Pemko Padang menaruh optimisme tinggi untuk kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun anggaran 2025. Jika target ini tercapai, Kota Padang akan mencatatkan sejarah:
Raihan ke-13: Total opini WTP yang pernah diraih secara keseluruhan.
Prestasi Beruntun: Merupakan opini WTP ke-12 kalinya secara berturut-turut sejak tahun anggaran 2014.
Pengendali Teknis BPK Perwakilan Sumbar, Dedi Efendi, turut mengapresiasi kooperatifnya jajaran Pemko Padang selama proses audit lapangan berlangsung. (hkp)
#Editor: RS Khadiva









0 comments:
Post a Comment