PADANG, (GemaMedianet.com) | Halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat memutih dipadati ribuan jemaah yang menunaikan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bersama Wakil Gubernur, unsur Forkopimda, dan tokoh masyarakat tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah di tengah suasana pagi yang cerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi memberikan penekanan khusus pada keberlanjutan karakter positif yang telah ditempa selama satu bulan penuh berpuasa.
Gubernur menyampaikan empat poin strategis yang harus menjadi pegangan masyarakat Sumatera Barat dalam merayakan hari kemenangan antara lain, Pertama, Keamanan dan Ketertiban yakni menjaga kondusivitas lingkungan selama perayaan Idul Fitri. Kedua, Kepedulian Sosial yaitu memperkuat tali silaturahmi dan kepekaan terhadap nasib sesama. Ketiga, Keselamatan Mudik yakni mengutamakan faktor kesehatan dan keselamatan dalam perjalanan arus mudik maupun balik. Keempat, Kontinuitas Nilai Ramadhan yaitu mempertahankan kedisiplinan, kesabaran, dan ketaatan yang telah dibangun selama bulan suci.
Sekda Arry Yuswandi: Takwa sebagai Fondasi Harmoni
Bertindak sebagai khatib, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Arry Yuswandi, dalam tausyiahnya menggarisbawahi bahwa inti dari ibadah Ramadhan adalah lahirnya sikap takwa. Menurutnya, takwa tidak hanya soal hubungan vertikal kepada Sang Pencipta, tetapi juga manifestasi horizontal dalam membangun hubungan harmonis antarmanusia.
"Sikap takwa adalah wujud ketaatan sekaligus modal sosial untuk membangun persatuan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat kita," ujar Arry di hadapan ribuan jemaah.
Pelaksanaan Shalat Id tingkat provinsi ini berlangsung khusyuk dan tertib. Kehadiran masyarakat yang membeludak hingga ke badan jalan Sudirman mencerminkan kuatnya tradisi religius masyarakat Sumatera Barat yang selalu menjadikan hari raya sebagai momentum untuk kembali ke fitrah dan memperkuat simpul persaudaraan bangsa. (adp/rsd)









0 comments:
Post a Comment