PADANG, (GemaMedianet.com) | Ratusan siswa-siswi SMAN 8 Padang di Kecamatan Koto Tangah mendapatkan suntikan motivasi berharga dari Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, Jumat (13/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Muhidi mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual menjelang bulan suci Ramadan.
Menjelang bulan suci yang tinggal menghitung hari, Muhidi memberikan analogi menarik mengenai ibadah puasa kepada para pelajar. Ia menyebut, Ramadhan sebagai kawah candradimuka untuk membentuk karakter.
“Ramadhan itu seperti diklat menuju takwa. Lama pelatihannya 30 hari, paling cepat 29 hari. Tema diklatnya adalah puasa, dan indikator sukses atau kelulusannya adalah derajat takwa,” ujar Muhidi yang disambut tepuk tangan antusias para siswa.
Ia menekankan, bahwa Islam mengajarkan keseimbangan hidup. "Sukses di dunia itu penting, tapi sukses di akhirat itu wajib. Keduanya harus seiring sejalan agar hidup kita sempurna," tegasnya.
Untuk memotivasi siswa, Muhidi tidak segan membagikan kisah masa kecilnya yang penuh perjuangan. Ia ingin membuktikan, bahwa latar belakang ekonomi bukanlah penghalang untuk menjadi pemimpin.
Pertama, Kerja Keras. Sejak kecil, Muhidi terbiasa membantu orangtuanya yang bekerja sebagai tukang kayu.
Kedua, Tanggung Jawab. Sepulang sekolah, ia rutin mencangkul sawah dan menggarap ladang di kampung.
Ketuga, Pelajaran Hidup. Pengalaman fisik tersebut membentuk mentalitas pantang menyerah yang ia bawa hingga menjadi Ketua DPRD.
Di hadapan para guru dan siswa, Muhidi memaparkan formula sukses yang ia terapkan selama ini.
Ada empat kunci sukses dunia, yakni Pertama, Ilmu. Landasan utama untuk melakukan segala sesuatu dengan benar. Kedua, Skill (Keterampilan). Pendukung utama untuk berkarya dan berinovasi. Ketiga, Kejujuran. Modal paling berharga agar dipercaya oleh orang lain. Keempat, Kesungguhan. Kerja keras dan keseriusan dalam setiap usaha.
Tiga tambahan agar bernilai akhirat, yakni Pertama, Berbagi. Memberikan manfaat bagi sesama. Kedua, Berbuat Baik. Menjaga akhlak dalam setiap interaksi. Ketiga, Niat Karena Allah. Memastikan semua aktivitas bernilai ibadah.
Muhidi menutup kunjungannya dengan pesan agar para siswa SMAN 8 Padang menjauhi perilaku negatif dan fokus pada peningkatan kualitas diri.
"Teruslah berprestasi, jaga akhlak, dan jadikan Ramadan besok sebagai momentum untuk me-recharge diri menjadi pribadi yang lebih baik," pungkasnya.
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment