TUAPEJAT, (GemaMedianet.com) | Aula Bappeda Mentawai menjadi saksi pergeseran gerbong birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin (5/1/2026). Bupati Rinto Wardana Samaloisa resmi melantik 16 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Administrator (Eselon III) sebagai bagian dari percepatan kinerja tahun anggaran 2026.
Dalam pelantikan tersebut, bupati menegaskan bahwa rotasi ini murni didasarkan pada kompetensi, sekaligus menepis isu adanya kepentingan politik dalam penempatan jabatan.
Bupati Rinto menegaskan bahwa tidak ada istilah pejabat "dibuang" atau "diparkir" dalam proses rotasi kali ini. Setiap penempatan telah melalui pertimbangan matang mengenai kemampuan individu masing-masing aparatur.
"Siapa yang memiliki kemampuan atau kompetensi, dialah yang mendapatkan tempat sesuai posisinya. Proses ini berdasarkan sistem merit, tidak dipengaruhi kepentingan politik," tegas Bupati Rinto dalam sambutannya.
Berbeda dengan pola lama, para pejabat baru ini kini dibayangi oleh target kinerja yang nyata. Meskipun jabatan dapat diemban hingga 5 tahun, Bupati memberikan "masa percobaan" evaluasi maksimal selama dua tahun.
Pertama, Evaluasi Berkala dimana Kinerja pejabat akan dipantau setiap akhir bulan. Kedua, Dampak SKP. Hasil evaluasi bulanan akan berpengaruh langsung pada penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Ketiga, Ancaman Rotasi. Jika target tidak tercapai dalam dua tahun, jabatan tersebut akan kembali dirotasi sesuai hasil evaluasi.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Nicholaus Orot Ogok T Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Asmen Simanjorang Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sukirman Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Arsenius Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Motsikhi Hura Asisten Administrasi Umum.
Berikutnya, Ruslianus menempati posisi Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan. Sementara Lahmuddin sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan diplot menggantikan Desti Seminora sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
Brandus Donatus sebagai Kepala Dinas PUPR, Zakirman Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan. Irdelius Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, LH, dan Perhubungan. Rinaldi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Sahad Pardamaian Kadis Penanaman Modal dan PTSP. Benny Sinaga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Joni Anwar Kepala Badan Kesbangpol.
Desti Seminora sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan menempati posisi baru sebagai Kepala Bapperinda (Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi).
Selanjutnya Elisa sebagai Kadis PMD, Pengendalian Penduduk, dan KB. Sedangkan Hatisama Hura sebagai Sekretaris Dinas PMD, Pengendalian Penduduk, dan KB.
Langkah Bupati Rinto Wardana menetapkan evaluasi berkala bulanan adalah terobosan yang patut diapresiasi di tengah lambatnya birokrasi daerah kepulauan. Namun, tantangan terbesarnya adalah Indikator Kinerja Utama (IKU) yang harus transparan. (inc)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment