01 Agustus 2022

Antisipasi Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba Disosialisasikan di Mesjid Raya Kampung Apar



PARIAMAN, (GemaMedianet.com| Bhabinkamtibmas Polsek Kota Pariaman Polres Pariaman Aipda Wendi menghadiri undangan Karang Taruna IPKA  dalam rangka kegiatan wirid rutin bulanan di Mesjid Raya Kampung Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (30/7/2022) malam.

Kali ini wirid rutin bulanan yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Tahun baru Islam 1444 Hijriah. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, Ninik Mamak, pemuda dan warga masyarakat.

Bhabinkamtibmas di kesempatan itu mewakili Kapolsek Kota Pariaman AKP Edi Karan Prianto, SH, MH menyampaikan himbauan sekaligus sosialisasi dalam rangka antisipasi kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba bagi generasi pemuda.

Dikatakannya, remaja adalah masa transisi usia dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang penuh warna. Harapannya remaja yang juga sebagai generasi penerus tongkat estafet di masa datang ini semestinya mengisi usia produktifnya dengan berbagai kegiatan positif.

Namun akhir-akhir ini, kenakalan remaja menjadi sangat memprihatinkan. Seperti seringnya terlibat tawuran antar pelajar, minuman keras, pergaulan bebas, balapan liar hingga Narkoba.

"Untuk Narkoba, awalnya pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok. Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan," ujarnya.

Oleh karena itu, penyalahgunaan ini sangat membahayakan bagi para remaja. Beberapa dampak negatifnya membuat para orangtua menjadi khawatir. Seperti mengalami halusinasi. Bahkan, penggunaan yang sudah sangat berlebihan dapat memicu munculnya gangguan kecemasan, gangguan mental, hingga depresi.

"Hati-hati, karena ini bisa memicu seseorang melakukan tindakan di luar keinginan," terangnya.

Dampak negatif lainnya adalah berubahnya sel saraf dalam otak, kebingungan dan hilang ingatan, serta kejang dan berujung kematian

"Untuk itu upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan guna menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba," tukasnya.

Sebelumnya, kegiatan tersebut diawali  dengan pemberian tausiah oleh Ustadz Andri Septian, dan dilanjutkan dengan pemberian Sertifikat Piagam Penghargaan kepada Bhabinkamtibmas yang disaksikan oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua karang taruna dan ketua pemuda.

Terpisah, Kapolsek Kota Pariaman AKP Edi Karan Prianto menyebutkan
kehadiran bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan rutinitas sebagai pembina Kamtibmas di wilayah binaannya. Selain menjalin silahturahmi yang baik dengan masyarakat, juga agar tercapainya situasi Kamtibmas yang kondusif.

(mz/fs)

0 comments:

Posting Komentar

Advertisement

loading...


eqmap

SUMATERA UTARA

JMSI

JMSI

Mario Syahjohan

Mario Syahjohan

POLDA SUMBAR

KOMUNITAS

KULINER

MENTAWAI

MANCANEGARA


Remaja dan Prestasi

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Rantau

HISTORIA



FACEBOOK - TWEETER


Artikel


BUMN


Khazanah






Adv