07 November 2020

Pical Mbak Par, Dari 1994 Hingga Masa Pandemi COVID-19



PADANGPANJANG, (GemaMedianet.com)  Siapa yang tidak tahu dengan Pical (Pecal). Makanan ini biasanya terdiri dari lontong dan aneka sayuran seperti Tauge, Kacang Panjang, Irisan Kol dan Daun Singkong serta Mie yang disiram dengan bumbu sambal kacang.
 
Bagi masyarakat Padang Panjang, pical biasanya disantap untuk mengisi kekosongan perut di pagi hari. 

Banyak sekali pedagang pical yang terdapat di Kota Padang Panjang, baik itu di warung atau pun menggunakan gerobak. 

Salah satu penjual pical yang cukup populer di Kota Padang Panjang, adalah Suparti atau yang biasa dikenal dengan panggilan Mbak Par. Wanita berusia 38 tahun ini cukup lama berdagang pical. 

Mbak Par sudah berjualan pical sejak tahun 1994 sampai sekarang. Pada tahun 1994 mbak par berjualan di dekat SD Komplek Guguk Malintang dan pada tahun 2001 Mbak Par pindah berjualan ke Jl. Dr. A. Riva’I atau lebih tepatnya di belakang SMPN 5 Padang Panjang. 

Biasanya Mbak Par berjualan dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore tetapi pada saat sebelum pandemi ini dagangannya sudah ludes sebelum jam 3.

Namun saat pandemi seperti sekarang penjualannya cukup menurun drastis, sampai-sampai omsetnya menurun hingga 70 persen. Sehari-hari karena biasanya yang ramai membeli pical mbak Par adalah anak sekolah disekitar, tapi karena pandemi ini anak sekolah rata-rata diliburkan.

“Untuk persiapan dagangan seperti lontong, sayuran, mie dan bakwan, saya sudah mulai dari jam 3 subuh” ungkapnya. Ia dibantu oleh suami dan anaknya dalam mempersiapkan seluruh dagangannya tersebut hingga selesai. Untuk resep bumbu sambal kacang, biasanya mbak Par yang meracik sendiri.

Harga pical yang ditawarkan oleh Mbak Par cukup terjangkau, yaitu berkisar dari Rp. 3000 sampai Rp. 10.000 saja. 

Harga ini bisa dibilang cukup terjangkau di kantong pelajar dan masyarakat umum. Apalagi ditambah dengan bakwannya yang gurih dan renyah, hanya cukup menambah seribu rupiah saja per bakwannya.

Selain bakwan, juga terdapat Kerupuk Ubi yang disediakan sebagai tambahan untuk memakan picalnya yang enak.  

Khusus bulan Ramadhan, Mbak Par berjualan di depan Jenjang Garuda di Pasar Kota Padang Panjang. 

Suparti mulai berjualan di sana sekitar pukul 5 sore, sebelum waktu berbuka puasa. (Dinul/Endi)

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN IKW RI

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

INFO GEMPA

KARIR