29 November 2020

Luncurkan Program Bantuan Susu, Disnak Keswan Sumbar Beri Perhatian Pada Santri dan Pemulihan Ekonomi


PADANG, 
(GemaMedianet.com
) — Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak awal Maret tahun ini di Indonesia memberi dampak luar biasa di berbagai sektor kehidupan. 
Selain berdampak di sektor kesehatan, pandemi COVID-19 juga berdampak serius terhadap sektor perekonomian.

Hal itu salah satunya ditandai dengan melemahnya pemasaran hasil Peternakan Sapi Perah berupa Susu, sehingga membuat Peternak Sapi perah turut mengalami kerugian di masa pandemi COVID-19.

Di satu sisi produksi susu tetap berjalan, namun di sisi lain konsumsi susu mengalami penurunan akibat lemahnya daya beli masyarakat. Kondisi ini mengakibatkan Peternak Sapi Perah dan usaha-usaha pengolahan susu turut mengalami kerugian.

Mengantisipasi hal tersebut dan sejalan dengan program peningkatan gizi masyarakat di masa pandemi COVID-19, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Sumbar bekerjasama dengan dinas membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang Panjang meluncurkan program bantuan minum susu bagi panti asuhan, pesantren-pesantren dan sekolah-sekolah. melalui Dana Insentif Daerah (DID) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2020.    

"Ya, ini selain sebagai salah satu langkah peningkatan imunitas masyarakat di masa pandemi, dan program ini juga dalam rangka memberdayakan produksi susu peternak yang daya belinya sedang menurun akibat dampak COVID-19, sekaligus sebagai salah satu upaya peningkatan ekonomi peternak Sapi Perah," kata Kepala Disnak Keswan Sumbar, drh. Erinaldi, MM saat menyerahkan bantuan susu secara simbolis kepada Walikota, Fadly Amran, Jumat (27/11/2020).

Menurut Erinaldi, dengan asupan gizi yang baik maka hal itu sebagai upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh masyarakat, sehingga secara tidak langsung dapat mencegah terhadap penularan COVID-19.


Erinaldi menyebutkan, pembagian susu segar ini secara bervariasi diberikan kepada tiga wilayah meliputi Kota Padang Panjang, Kab. Padang Pariaman dan Kabupaten Agam melalui Dana Insentif Daerah (DID) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Sumbar Tahun 2020.    

Dijelaskan, untuk Kota Padang Panjang bantuan susu tersebut diserahkan bagi delapan Pondok Pesantren (ponpes) dan sekolah sebanyak 5.559 botol. Kemudian, Kabupaten Padang Pariaman untuk delapan Pondok Pesantren, sekolah, panti Asuhan dengan jumlah 1.820 botol.

Terakhir, Kabupaten Agam untuk 29 Pondok Pesantren, sekolah, panti Asuhan sebanyak 8.000 botol.

"Satu botol bantuan susu tersebut masing-masing berukuran 250 ml," terangnya.

Untuk selanjutnya, secara simbolis pada tanggal 27 November 2020 Walikota Padang Panjang membagikan bantuan susu tersebut kepada pesantren-pesantren, sekolah-sekolah dan panti-panti asuhan yang ada di Kota Padang Panjang.

Sebelumnya, bantuan susu tersebut juga sudah dibagikan ke Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam.


Sebagai salah satu upaya peningkatan ekonomi peternak Sapi Perah, maka produksi susu yang dibagikan kepada pesantren-pesantren, sekolah-sekolah dan panti-panti asuhan tersebut berasal dari Peternak Sapi Perah yang ada di tiga wilayah kabupaten/kota tersebut.

"Harapan ke depan, semoga program serupa tetap berlanjut mengingat COVID-19 masih ada. Disamping itu gizi masyarakat dalam hal ini gizi generasi muda yang masih dalam masa pendidikan akan tetap selalu dijaga dengan mengkonsumsi protein hewani,"ujar Erinaldi. 

Sejalan dengan itu, kata Erinaldi menambahkan, melalui program bantuan susu maka peternakan di Sumatera Barat dan usaha-usaha pengolahan hasil peternakan tetap berjalan dengan baik, 

"Harapannya hal ini akan berdampak pula pada pemulihan perekonomian masyarakat agar kembali membaik," tukas Erinaldi. 

#Editor : Uki Ratlon 

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

POLDA SUMBAR


SUMATERA UTARA

KOMUNITAS


HUMANITY

KULINER


MENTAWAI


MANCANEGARA



IKLAN

IKLAN



TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Pariaman


HISTORIA

FACEBOOK - TWEETER




Artikel


INFO GEMPA


BUMD








IKLAN

IKLAN

Adv

KARIR