11 April 2020

Mario Syahjohan Minta Pemprov Bentuk Satgas Khusus Penanggulangan Isu, Libatkan Media


PADANG, (GemaMedianet.com— Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membentuk satuan tugas (satgas) khusus penanggulangan isu Corona dengan melibatkan media massa.

Menurutnya, pembentukan satgas khusus penanggulangan isu ini sangat penting. Sebab dalam penilaian politisi Partai Gerindra ini, dalam situasi mewabahnya Virus Corona Disease (Covid-19) ada guncangan jiwa dan mental selain dampak ekonomi si tengah masyarakat.

"Selain dua Satgas yang telah ada di bawah kendali Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, maka Satgas Khusus Penanggulangan isu perlu menghalau ketakutan berlebihan, sehingga masyarakat tidak panik menyikapi Covid-19," terang Mario dihadapan Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Erman Rahman, Kepala Dinas Perhubungan Heri Nofriadi dan Kepala Dinas Sosial Jumaidi dalam rangka Monitoring dan Pengawasan Penanganan Wabah Covid- 19, Rabu (8/4/2020).

Mario mencontohkan kasus di Solok Selatan belum lama ini. Karena belum adanya kejelasan status seorang warga yang meninggal apakah Positif Covid-19, namun keluarganya kadung dicap sebagai keluarga Corona. Sementara keterangan resmi dalam bentuk hasil Labor Fakultas Kedokteran  Unand yang semestinya menjadi tanggung Pemda setempat menyampaikannya ke publik juga belum ada.

Baca  Juga : Komisi IV DPRD Sumbar Minta Keseriusan Pemprov Perketat Pintu Masuk di Perbatasan

"Setelah 14 hari berlalu, ternyata keluarga tersebut semuanya negatif Covid-19. Karena tidak terbukti, tentu pemulihan nama baik terhadap keluarga mereka semestinya juga menjadi tanggungjawab Pemda setempat. Apalagi tekanan jiwa dan mental selama 14 hari dari masyarakat setempat juga luar biasa dan sangat berlebihan mereka rasakan," beber Mario.

Masih menurut Mario, meski ada keterangan dari Kepala Pelaksana BPBD bahwa terkait dampak sosial telah melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat. Namun demikian dalam mengedukasi  kesehatan dan kesembuhan dalam percepatan penanganan Covid-19, maka peran media massa di Sumbar juga tak bisa dipandang sebelah mata.

Untuk itu anggota DPRD asal Dapil VIII (Solok Selatan, Solok dan Kota Solok) ini juga meminta Pemprov Sumbar untuk melibatkan media massa di Sumbar dalam penanggulangan isu Covid-19.

"Himbau dan undang media di Sumbar, sebab mereka juga butuh stimulus dan bantuan. Mereka juga tidak kebal Covid-19, karena itu media juga butuh bantuan ekonomi, kenyamanan dan perlindungan. Kemudian ajak mereka untuk mengedukasi, menceritakan serta memberitakan kesehatan dan kesembuhan dalam penanganan Covid-19," ujar Mario menambahkan kepada GemaMedianet.com  di ruang kerjanya.

Apalagi, sebut Mario, hampir semua media sosial (medsos) maupun TV isinya tak lepas dari Covid-19. Oleh karena itu media di Sumbar perlu diajak mengedukasi, sehingga  masyarakat tidak semakin panik.

"Saya melihat sekarang ini di Pemprov hanya beberapa media saja yang terlibat. Oleh karena itu Satgas Khusus Penanggulangan isu ini perlu melibatkan banyak media di Sumbar," ungkap Mario yang juga menyarankan hal yang sama di Kabupaten Solok Selatan.

Selain belajar dari kasus Covid-19 di Solok Selatan, penanganan Covid-19 di Kota Padang sebagai ibukota provinsi juga tidak bisa disamakan dengan kabupaten/kota lainnya apalagi "kabupaten pinggiran". Bukan tidak mungkin jika disamakan penanganannya, masyarakat di daerah justeru semakin panik.

"Untuk itu lah pentingnya pembentukan satgas khusus penanggulangan isu yang melibatkan media," pungkasnya.

Sebelumnya, dalam rapat kerja yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV Muhammad Iqbal juga memberikan pandangan yang sama tentang pentingnya peran media dalam mengedukasi percepatan penanganan Covid-19 di Sumbar.

"Kita perlu persepsi yang sama dalam mengedukasi percepatan penanganan Covid-19 di Sumbar," tukasnya. (uki

0 komentar:

Post a Comment

Iklan

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN KPU

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER