07 March 2020

Anggota DPRD Muharlion Ingatkan Nasib Panti Asuhan Anak Mentawai Pasca Kebakaran


PADANG, (GemaMedianet.com— Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muharlion bersama Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa didampingi Kepala Dinas Sosial Afriadi, meninjau langsung lokasi kebakaran di asrama putra Panti Asuhan Al Falah Kepulauan Mentawai di Simpang Gia, kawasan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (7/3/2020) pagi.

Wawako Hendri Septa mengatakan, Pemko Padang turut prihatin terjadinya musibah kebakaran tersebut, dan akan mencarikan solusi terbaik untuk para korban.

"Kita hadir merasakan kesedihan bagi saudara-saudara kita yang ditimpa musibah  Alhamdulillah, kita juga memberikan bantuan dan insya Allah akan mencarikan solusi yang terbaik," kata Hendri kepada wartawan di sela peninjauan.

Pada kesempatan itu Wawako Hendri dan Anggota DPRD Muharlion menyerahkan bantuan tanggap darurat dari Pemko Padang melalui Dinas Sosial. Diantaranya berupa pakaian rumah dan pakaian sekolah, kasur, beras, makanan siap saji, dan kebutuhan pokok lainnya.

Wawako tak lupa mengingatkan kepada semua warga kota, agar senantiasa berhati-hati terhadap hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran.

"Salah satunya seperti sambungan arus listrik, kompor gas dan sejenisnya. Mari kita berhati-hati, agar musibah kebakaran ini tidak terjadi pada rumah kita," ungkap Hendri Septa dihadapan lurah dan tokoh masyarakat setempat.

Sementara Muharlion, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang mengapresiasi gerak cepat Pemko Padang dalam memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran.

Tak lupa Muharlion juga meminta Pemko untuk segera mengambil langkah penting agar anak-anak panti kembali mendapatkan tempat berteduh.

"Apalagi bangunan dan Pondasi gedung yang terbakar tidak ada masalah,  hanya ludes pada bagian berbahan kayu," harapnya.

Seperti diketahui, asrama putra yang terbagi dengan enam ruangan dan dihuni sebanyak 17 orang anak panti asuhan itu ludes dilalap Si Jago Merah pada Jumat malam (6/3) sekitar pukul 20.30 WIB. 

Beruntung saat kebakaran terjadi, panti dalam keadaan kosong. Anak-anak panti saat itu tengah mengikuti pengajian mingguan di panti asuhan khusus perempuan yang berada tak jauh dari lokasi tersebut.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir cukup besar. Pasalnya, barang-barang penting habis terbakar berupa buku, pakaian, dan lainnya. Sementara, terkait penyebab kebakaran sedang ditangani pihak kepolisian, namun diduga kuat akibat korsleting listrik. (*/rel)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER