07 March 2020

Corona Bukan Tuhan, Balon Bupati Hendra Saputra Khotbah Jumat di Masjid Al-Makmur


KAB.SOLOK, (GemaMedianet.com— Bakal Calon (Balon) Bupati Solok, Birokrat Muda Hendra Saputra SH, M.Si menjadi khatib dalam ibadah Shalat Jumat di Masjid Al-Makmur Sungai Jambur, IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Jumat (6/3/2020) siang.

Hend, demikian dia biasa disapa. Dalam pemaparan khotbahnya, Hendra Saputra berbicara bahwa menanamkan rasa takut kepada Allah SWT adalah cara utama untuk menumbuhkan ke-imanan dan ke-ikhlasan. Untuk itu, kita harus mendedikasikan diri dengan menanamkan kecintaan yang mendalam, setelah memahami kebesaran-NYA. Sebab tidak ada kekuatan lain, selain Allah SWT.

Hanya Allah SWTyang menciptakan alam semesta dari ketiadaan, dan yang memelihara makhluk hidup dengan penuh kasih. Rasa cinta yang mendalam dan rasa takut yang sangat kepada Allah, harus tertanam kuat dalam diri kita.

Takut kepada Allah dimaksudkan agar kita selalu ingat bahwa kehidupan di dunia ini suatu waktu bakal berakhir, dan semua manusia akan memperhitungkan perbuatannya di hadapan Allah SWT, paparnya.

Dengan selalu menyadari akan murkanya Allah, maka kesadaran untuk takut menghadapi siksaan Allah, menjadi lekat.

Yang terpenting, papar Birokrat Muda ini di khutbahnya itu. Dengan menahan diri dari berbagai kesesatan menyenangkan, berarti secara tegas kita telah menolak melakukan segala hal yang dilarang. Selanjutnya, kita tidak akan menyia nyiakan kesempatan dalam melaksanakan apapun yang diperintahkan oleh Allah SWT. 

Takut kepada Allah merupakan sifat hamba yang bertaqwa, dan itu merupakan bukti ke-imanannya kepada Allah. Orang yang memiliki ilmu tentang agama Allah, maka ia memahami benar akan kebesaran dan keperkasaanNYA.

Dalam menyikapi Virus Corona atau Covid-19 yang masih berkembang sekarang ini. Perlu untuk kita sadari bahwa Corona hanyalah makhluk Allah yang menguji keimanan kita kepadaNYA, tutur Hendra.

Bila kita sudah memiliki iman yang benar, maka segala tindakan yang dilakukan akan terkontrol dan terukur, misalnya dalam menghadapi Virus Corona. Sejatinya, kita musti tetap menjaga dan melindungi diri serta keluarga dengan tidak menghilangkan kepedulian terhadap sesama. Bila sudah demikian, maka yakinlah bahwa Covid-19 hanya seperti api tanpa memiliki udara, dan IsyaAllah ia akan padam sendiri.

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersama dosa-dosanya seperti pohon mengugurkan daun-daunnya,” papar Hendra Saputra, dalam isi Khotbahnya itu.

Dengan meningkatkan rasa sabar selama berikhtiar dalam menghadapi suatu penyakit, InsyaAllah kita akan mendapatkan kesembuhan. Mengoptimalkan waktu sakit dengan banyak beristighfar serta berzikir menyebut atau mengingat Allah, maka kita telah tergolong hamba hambaNYA yang taat.

Selalu menjaga kebersihan serta meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai macam penyakit termasuk Virus Corona, musti kita lakukan.

Perlu difahami, bahwasanya Corona bukanlah Tuhan Baru yang membawa kita hidup seperti dalam ketakutan, sehingga menjadikan kegiatan ibadah kita, terganggu.

Virus Corona memang menjadi salah satu penyakit diantara banyak macam penyakit yang ada, namun kita telah mengetahui bahwa Allah SWT adalah pencipta segala sesuatu dan DIA merupakan Zat yang menjadikan segala sesuatu tersebut dengan memiliki manfaat atau sebaliknya. Demikian Balon Bupati Solok ini di akhir khotbahnya itu. (TIM)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER