30 January 2020

Pansus I DPRD Padang Kunjungi DPMPTSP DKI Jakarta Disuguhi Geo 3D AR


JAKARTA, (GemaMedianet.com— Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kota Padang bersama mitra terkait melakukan kunjungan kerja ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Dalam kunjungan kerja Pansus Pembahasan Pendaftaran Usaha Pariwisata yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Syafrial Kani itu, juga diikuti Ketua Pansus I Azwar Siry, Kepala DPMPTSP Kota Padang Corrie Saydan, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Kesra Setdako Padang, dan Kepala Dinas Pariwisata.

Kedatangan rombongan pansus I tersebut disambut Sekretaris DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Irwan Kurniawan bersama Kabid Penanaman Modal DPMPTSP DKI, Budiya, Chaniago di ruangan auditorium Gedung Pelayanan Mall Publik lantai 5 Jalan Epicentrum Kuningan Nomor 22 Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Di kesempatan awal, Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan terhadap Pansus I DPRD Kota Padang, dan selanjutnya menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan kerja Pansus I DPRD Padang.

Ia berharap DPMPTSP DKI bisa berbagi ilmu untuk pengayaan dalam rangka pembahasan oleh Pansus I DPRD nantinya.

"Dengan demikian apa yang kami terima dari kunjungan kerja kali ini dapat menjadi masukan dalam pembahasan pendaftaran usaha pariwisata,"  tukasnya.

Sementara Ketua Pansus I Azwar Siry memperkenalkan seluruh rombongan pansus dan mengharapkan masukan secara spesifik dari DPMPTSP DKI Jakarta.

Sekretaris DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Irwan Kurniawan Chaniago di kesempatan yang sama memaparkan sumber daya DPMPTSP, yakni teknologi geo 3D AR yang memuat peta spesial DKI.

Dijelaskan, Geo 3 Augmented Reality (AR) yang menjadi salah satu aplikasi yang menonjol di Jakarta investment Center (JIC), sebagai upaya pengembangan potensi ekonomi daerah dan investasi dengan memberikan kemudahan kepada para investor. Para investor dapat meng-invest melalui sistem satu pintu, yakni JIC.

"Melalui Geo 3, investor/calon investor dapat melihat daerah mana di Jakarta ini yang memiliki potensi untuk dijadikan lahan investasi, selain itu bisa juga untuk mengurusi masalah perizinan dan sebagainya," ujarnya.

Untuk fase pertama pengembangan Augmented Reality (AR) dilakukan di lokasi Kembangan dan Mega Kuningan. Fitur ini dapat membuat aplikasi menjadi lebih real, karena dapat menampilkan bangunan-bangunan 3D dan memberikan informasi tentang RDTR (Rancangan Detail Tata Ruang). Kedepannya akan terus dikembangkan hingga mencakup seluruh kawasan DKI Jakarta.

Web app ini dikembangkan dengan tujuan mempermudah pelayanan perizinan masyarakat yang memerlukan kejelasan lokasi dalam perizinannya, dalam hal ini meliputi zonasi/peruntukan, intensitas, dan informasi visual existing (hi-res aerial imagery, 360 VR dsb) sehingga pemilik/calon pemilik lahan bisa optimal memanfaatkan haknya dengan tetap taat pada peraturan yang berlaku, urainya.

Untuk kemudian mendapatkan izin yang dibutuhkan secara online dengan lebih cepat mudah dan valid, disertai visual consultant untuk masyarakat berkonsultasi (humanize the system). Geo 3D AR ini bisa dilihat diantaranya zona perizinan (RDTR), peta areal dan mapping 3D untuk proyeksi pembangunan.

Data, teknologi, dan informasi yang ada di web ini sedang dan akan terus disempurnakan dan diupdate, namun secara sistem sudah terbentuk alur yang seragam, sehingga kedepannya informasi akan lebih terintegrasi, terupdate, lebih akurat dan lebih teliti, serta lebih lengkap seiring dengan bertambahnya instansi-instansi yang ikut berkontribusi melengkapi data di One Map Policy tupoksi dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta, salah satunya dengan aplikasi Geo3D Augmented Reality ini.

"Pemakaian data dan informasi dari aplikasi ini sebagai dokumen perizinan dan dokumen resmi lainnya, fitur verifikasi lokasi terupdate/on demand di aplikasi ini diharapkan dapat membantu proses tersebut dan sudah bisa diujicoba di beberapa kecamatan," tukasnya.(ui)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER