PASAMAN, (GemaMedianet.com) | Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Sawal, SH Dt. Putiah, menggelar pertemuan reses bersama masyarakat Kampung Kajai, Nagari Ladang Panjang Barat, Kecamatan Tigo Nagari, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 4 Pasaman ini menjadi ajang strategis bagi putra asli Tigo Nagari tersebut untuk menjemput aspirasi konstituennya.
Dalam diskusi tersebut, H. Sawal menyoroti pentingnya infrastruktur jalan sebagai urat nadi ekonomi dan pendidikan. Beberapa poin pembangunan yang akan diusulkan melalui dinas mitra kerja (PUPR, Perkim, dan PSDA) meliputi Akses SMPN 4. Perbaikan jalan masuk sekolah yang selama ini sulit dilewati, terutama saat musim hujan.
Kemudian, Pelebaran Jalan Jalur Dua. Mewacanakan pembangunan jalan lebar di Tigo Nagari. Lalu, Keamanan SMPN 1. Pelebaran badan jalan di depan sekolah untuk mengantisipasi kerawanan kecelakaan bagi siswa saat jam pulang sekolah.
Berikutnya, Normalisasi Irigasi. Pembangunan irigasi Batang Timah melalui Dinas PSDA untuk mendukung pertanian.
"Kami minta jalan yang sudah dilebarkan jangan digunakan untuk berjualan agar tidak menghalangi lalu lintas, dan jangan parkir kendaraan di atas jembatan demi keamanan bersama," tegas politisi Partai PPP ini.
Pengembangan Sektor Pendidikan
Sebagai tokoh yang peduli pendidikan, H. Sawal memaparkan rencana strategis untuk meningkatkan fasilitas sekolah di Tigo Nagari berupa pagar sekolah. Pembangunan pagar SMA untuk keamanan lingkungan sekolah.
Kemudian, Wacana SMK. Mengusulkan pembangunan SMK di Tigo Nagari pada tahun-tahun berikutnya agar lulusan memiliki keterampilan siap kerja.
Lalu, Kendala Kampus UNP. Terkait rencana pembangunan kampus Universitas Negeri Padang (UNP), H. Sawal menjelaskan bahwa meskipun pembebasan lahan sudah aman, masih terdapat kendala teknis yang sedang dikoordinasikan.
Sementara itu, menanggapi keluhan masyarakat mengenai pengurangan anggaran nagari, H. Sawal menjelaskan bahwa DPRD terus berupaya mencari solusi di tengah kebijakan efisiensi.
Ia mengungkapkan bahwa setiap anggota DPRD Sumbar memiliki alokasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) senilai Rp5 miliar yang dapat digunakan untuk membantu bibit pertanian, alat mesin pertanian (Alsintan), hingga pembangunan fisik.
Dukungan dari Dunia Pendidikan
Kepala SMP Negeri 1 Tigo Nagari, Drs. Yupisar, menyambut hangat kehadiran H. Sawal. Menurutnya, keberadaan putra daerah di kursi pimpinan Komisi 1 sangat menguntungkan bagi percepatan pembangunan di Kecamatan Tigo Nagari.
"Beliau memiliki posisi tawar yang kuat untuk bernegosiasi di tingkat provinsi. Kami berharap melalui pertemuan ini, kendala akses jalan masuk sekolah yang sering becek saat hujan bisa segera teratasi," ujar Yupisar.
Kegiatan reses yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 9 Februari 2026 ini diharapkan mampu menghasilkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Pasaman, khususnya di Kecamatan Tigo Nagari.
#Editor : Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment