PADANG PARIAMAN, (GemaMedianet.com) | Kondisi infrastruktur di Korong Salisikan, Nagari Sungai Buluh Timur, Kecamatan Batang Anai, kian memprihatinkan pasca banjir bandang (galodo) November 2025 lalu. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmy, melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan rajang yang roboh tersebut pada Rabu (4/2/2026).
Didampingi Lembaga Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA), Endarmy menyaksikan langsung bagaimana akses utama masyarakat kini putus total, dan melumpuhkan aktivitas ribuan warga.
Putusnya jembatan penghubung vital ini membawa dampak berantai yang sangat membebani masyarakat setempat, mulai dari Beban Biaya Sekolah. Anak-anak sekolah terpaksa menempuh jalur alternatif yang jauh dengan biaya ojek mencapai Rp30 ribu per perjalanan.
Lalu, Warga Terisolasi. Sedikitnya 2.000 Kepala Keluarga (KK) kini kesulitan melakukan mobilisasi harian.
Kemudian, Kerusakan Lahan. Ekonomi warga kian terpuruk karena lahan sawah dan perkebunan yang menjadi tumpuan hidup turut rusak diterjang bencana.
Komitmen Pengawalan Aspirasi
Endarmy menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan ini adalah kebutuhan mendesak, yang tidak bisa ditunda lagi demi memulihkan urat nadi ekonomi dan pendidikan warga.
“Penanganannya harus segera. Jembatan rajang perlu dibangun kembali agar akses masyarakat kembali terbuka. Saya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan akan memperjuangkan ini dalam rapat-rapat resmi bersama pemerintah daerah,” tegas Endarmy.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan ASPILA, Azwar Anas, mendorong agar pemerintah provinsi menjadikan proyek ini sebagai prioritas karena menyangkut keselamatan jiwa, terutama bagi anak-anak dan lansia. Warga juga berharap adanya bantuan jangka pendek dari instansi seperti TNI atau Polri untuk meringankan beban transportasi sementara.
Poin Utama Aspirasi Reses
| Masalah Utama | Dampak | Harapan Masyarakat |
| Jembatan Rajang Putus | Akses 2.000 KK terputus | Pembangunan jembatan permanen segera |
| Akses Sekolah Terganggu | Biaya transport melonjak Rp30rb/hari | Jembatan darurat/pendukung mobilitas |
| Sektor Pertanian Rusak | Pendapatan warga hilang | Perhatian terhadap lahan yang hanyut |









0 comments:
Post a Comment