PADANG, (GemaMedianet.com) | Setelah seharian menahan haus dan lapar, momen berbuka puasa menjadi waktu yang paling dinantikan. Diantara deretan menu khas Minangkabau yang menggoda selera, Gulai Tunjang tetap menempati kasta tertinggi bagi para pemburu kuliner "berat" untuk pelepas dahaga lapar.
Menu ini bukan sekadar masakan, melainkan simbol kenikmatan berbuka yang mampu mengembalikan energi dengan cita rasanya yang kaya.
Gulai Tunjang merupakan olahan kikil atau bagian kaki sapi yang dimasak perlahan dalam kuah santan kental yang kaya akan rempah.
Karakteristik utamanya adalah Tekstur, yakni perpaduan kenyal dan lembut yang pas di mulut.
Kemudian, kandungan yakni kaya akan kolagen yang memberikan sensasi "lengket" nikmat.
Lalu, kuah terdiri dari Santan bumbu rempah yang gurih, pedas, dan kental, meresap hingga ke bagian dalam urat tunjang.
Mudah Ditemukan di Seluruh Sudut Kota
Bagi Anda yang sibuk atau tidak sempat berjibaku di dapur, tidak perlu khawatir. Kota Padang adalah "surga" bagi masakan ini. Hampir seluruh Rumah Makan (RM) Padang, mulai dari kedai nasi kecil hingga restoran besar, selalu menyediakan Gulai Tunjang di meja pajangannya.
Harga Bersahabat di Kantong
Menikmati sepotong kemewahan kuliner ini ternyata tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Harga per potongnya sangat terjangkau:
Estimasi harga berkisar antara Rp12.000 hingga Rp15.000 per potong (tergantung lokasi rumah makan).
Tips Berburu Tunjang untuk Berbuka
Pertama, datang lebih awal. Mengingat kepopulerannya, Gulai Tunjang seringkali menjadi menu pertama yang habis terjual di Rumah Makan saat menjelang waktu berbuka.
Kedua, padu padan. Sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat, sambal ijo, dan kerupuk jangek yang disiram kuah gulai yang sama.
Ingin merasakan sensasi kenyal-gurihnya sore ini? Ayo, segera meluncur ke Rumah Makan terdekat sebelum bedug Magrib berbunyi dan pastikan Gulai Tunjang sudah tersedia di meja makan Anda! (kmf)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment