PADANG, (GemaMedianet.com) | Masjid Raya Ganting, saksi bisu sejarah Kota Padang, kini dipenuhi energi muda. Sejak dibuka secara serentak pada Minggu (23/2/2026), sebanyak 223 siswa tingkat SD dan SMP terpantau antusias mengikuti rangkaian Pesantren Ramadhan 1447 H.
Kegiatan ini direncanakan akan menggembleng spiritualitas generasi muda hingga 15 Maret mendatang.
Tingkat kehadiran yang menyentuh angka 100 persen menjadi indikator awal kesuksesan program unggulan Pemerintah Kota Padang ini di wilayah Ganting.
Ketua Panitia Pesantren Ramadan Masjid Raya Ganting, Harits Hamman, merinci bahwa komposisi peserta terdiri dari 109 siswa SD dan 114 siswa SMP. Untuk menjamin kualitas pembelajaran, panitia menyiagakan belasan tenaga pengajar dan instruktur.
"Kami didukung oleh 12 guru pendamping dan 11 instruktur internal. Sejauh ini, antusiasme peserta sangat stabil, bahkan tingkat kehadiran mencapai 100 persen," ujar Harits saat ditemui di lokasi, Selasa (24/2).
Bukan sekadar duduk dan mendengar ceramah, para siswa di Masjid Raya Ganting ditantang untuk menuntaskan target hafalan Al-Qur'an sesuai panduan Bagian Kesra Kota Padang.
Untuk tingkat SD, wajib menuntaskan hafalan Juz Amma (Juz 30), sedangkan tingkat SMP wajib menghafal Surat As-Sajadah.
Metode pembelajaran pun disusun secara variatif, dimulai dari Tadarus Al-Qur'an bersama hingga penyampaian materi tematik oleh para ustaz pilihan.
Pelaksanaan Pesantren Ramadan di Masjid Raya Ganting menunjukkan bahwa digitalisasi (Smart City) dan tradisi (Surau/Masjid) bisa berjalan beriringan. Masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi kembali menjadi pusat kaderisasi karakter anak muda Padang.
#Editor : Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment