SIJUNJUNG, (GemaMedianet.com) | Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja gemilang UPTD Samsat Sijunjung yang berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp30,91 miliar sepanjang tahun 2025. Angka ini mencapai 123,2 persen dari target awal sebesar Rp25,08 miliar.
Meski mencatat surplus signifikan sebesar Rp5,83 miliar, Muhidi mengingatkan agar pemerintah tidak berpuas diri dan mulai fokus menggarap potensi Pajak Air Permukaan (PAP) serta Pajak Alat Berat (PAB) di tahun 2026.
Diketahui, UPTD Samsat Sijunjung menempati peringkat kedua terbaik di Sumatera Barat dalam pencapaian target perubahan. Berikut adalah detail performa sektor pajak utama :
| Sektor Pajak | Realisasi | Capaian (%) |
| BBNKB (Bea Balik Nama) | Rp13,38 Miliar | 168,29% |
| PKB (Pajak Kendaraan) | Rp17,52 Miliar | 102,34% |
| Opsen BBNKB Kabupaten | - | 224,48% |
Potensi Baru : Pajak Air & Alat Berat
Muhidi menekankan pentingnya validasi data objek pajak baru guna memastikan pertumbuhan PAD yang berkelanjutan.
Sementara, Kasi Penagihan dan Penerimaan UPTD Samsat Sijunjung, Rio Satria, memaparkan basis data yang tengah dioptimalkan:
Untuk Pajak Air Permukaan (PAP) terdapat 9 objek pajak aktif. PDAM Tirta Sanjung Buana menjadi kontributor terbesar (Rp2,4 juta/bulan), diikuti oleh sektor perkebunan sawit.
Lalu, Pajak Alat Berat (PAB) terdeteksi 7 unit alat berat jenis wheel loader keluaran terbaru (2024-2025) milik PT Sumatera Karya Agro, PT Sawit Makmur Perkasa, dan PT Kemilau Permata Sawit.
Dukungan Komisi III DPRD Sumbar
Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Daswanto, menilai keberhasilan ini harus dibarengi dengan penguatan kelembagaan. Ia menyoroti bahwa tingginya realisasi pendapatan menunjukkan potensi besar yang membutuhkan dukungan personel dan sarana yang lebih kuat.
"Capaian yang melampaui target ini harus menjadi dasar untuk memperkuat sistem. Optimalisasi PAP dan PAB wajib ditopang pendataan akurat dan koordinasi lintas pemerintah daerah agar potensi ini tergarap maksimal," tegas Daswanto.
Muhidi berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung semakin erat, terutama dalam melakukan pengawasan lapangan terhadap perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan air permukaan dan alat berat dalam operasionalnya.
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment